Suara.com - Usai pandemi, wisata alam dan konservasi satwa menjadi salah satu primadona yang kembali diminati oleh keluarga di Indonesia. Bahkan, tren wisata yang berwawasan lingkungan diprediksi akan terus meningkat.
Bukan hanya sekedar menikmati keindahan alam dan satwa di ruang terbuka, ada berbagai manfaat yang biaa didapatkan saat mengajak anak mencoba wisata satu ini.
Mumpung masih musim liburan sekolah, yum simak manfaat yang bisa didapatkan dengan mengajak anak menjajal wisata alam dan konservasi satwa berikut.
1. Melihat Fauna yang Beragam Seperti di Habitat Aslinya
VP Media and Event Taman Safari Indonesia (TSI) Alexander Zulkarnain mengungkap jika destinasi wisata berbasis konservasi satwa, khususnya TSI menampung total 8.700 satwa dari 400 spesies satwa dunia dan menyediakan fasilitas konservasi berstandar internasional yang bisa dilihat secara langsung oleh wisatawan.
2. Mendapatkan Hiburan
Saat ini, TSI memiliki enam destinasi yang bisa dikunjungi wisatawan, yakni Taman Safari Indonesia, Cisarua, Bogor, Taman Safari Indonesia 2, Prigen Jawa Timur, Bali Safari & Marine Park, Bali, Batang Dolphins Centre, Jawa Timur, Jakarta Aquarium Safari hingga Solo Safari.
Wisata konservasi ini dibalut dengan berbagai hiburan dan atraksi menarik yang tentu saja membuat anak-anak mengenal berbagai satwa dengan cara yang menyenangkan.
3. Edukasi Mengenai Satwa
Ini memungkinkan wisatawan tidak hanya mendapatkan hiburan tentang dunia satwa, tetapi juga edukasi dan berkontribusi aktif dalam pelestariannya. Pusat konservasi dan riset TSI pun memiliki peran penting dalam perlindungan satwa, pemulihan, penangkaran, pelepasliaran serta pengengembangan inovasi demi kelestarian mereka di Indonesia.
4. Menumbuhkan Rasa Cinta Terhadap Lingkungan dan Satwa
Edukasi yang ditanamkan TSI akan membentuk rasa cinta, sehingga mereka merasakan rasa memiliki dan menjaga.
"Orang ingin tahu lebih dekat, harus riset, makin ingin tau, punya pengetahuan yang lebih, sehingga akan tumbuh kesadaran, rasa cinta, memiliki menjaga dan merawat. Karena Indonesia memiliki keanekaragama satwa dan hayati yamg luar biasa," kata Alexander.
Orang jadi terhubung dengan dunia satwa yang indah namun rentan dan membangkitkan kecintaan terhadap mereka. Dengan demikian, bersama-sama kita bisa meningkatkan upaya pelestarian dan melindungi satwa-satwa ini dari kepunahan.
5. Ada Berbagai Gelaran Bermanfaat yang Bisa Diikuti
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bolehkah Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram? Ini Penjelasan Hukum Menurut Ulama
-
11 Weton Tulang Wangi yang Konon Tidak Boleh Keluar Rumah saat Malam 1 Suro
-
Mengenal Anjuran Makan Bubur Suro 1 Muharram, Ini Makna dan Resep Spesial
-
3 Moisturizer Wardah Mengandung Niacinamide, Hempas Noda Hitam dan Kulit Cerah Merata
-
Amalan 1 Muharram yang Dianjurkan Buya Yahya dan Gus Baha, dari Puasa hingga Salat Tasbih
-
Kenapa Dianjurkan Minum Susu Putih Saat Malam 1 Muharram? Ini Makna dan Doanya
-
Cara Membuat Lilin Darurat saat Mati Lampu, Cukup Pakai Bahan yang Ada di Rumah
-
Promo Alfamart Terbaru 14 Juni 2026: Diskon Scora, Sunsilk, Kahf, Rinso, hingga MamyPoko
-
1 Muharram dan 1 Suro Apakah Sama? Begini Asal-usul dan Perbedaannya
-
Moisturizer Dipakai sebelum Cushion? Ini Trik agar Makeup Menempel Sempurna dan Tidak Patchy