Suara.com - Emha Ainun Najib alias Cak Nun, Budayawan dan cendekiawan muslim dikabarkan sedang sakit dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta.
Diketahui, Cak Nun mengalami pendarahan otak. Kini kondisinya semakin membaik. Informasi itu disampaikan mantan sekretaris pribadinya, Nur Janis Langgabuana.
"Sekarang sudah lebih baik dari kabar yang saya dapat pukul 17.00 WIB tadi. Kalau tadi membaik, sekarang lebih baik lagi," kata Nur Janis pada Kamis (6/7/2023) di Yogyakarta.
Lantas seperti apa profil Emha Ainun Najib? Berikut ini suara rangkum profil Cak Nun alias Emha Ainun Najib.
Profil Cak Nun
Dilahirkan dengan nama lengkap Muhammad Ainun Nadjib, Cak Nun dikenal sebagai seorang tokoh keagamaan, penyair, serta budayawan yang cukup terkenal. Ia lahir di Menturo, Sumobito, Jombang, Jawa Timur pada 27 Mei 1953.
Pada 1979 Cak Nun pernah menikah dengan Neneng Suryaningsih dan dikaruniai seorang anak bernama Sabrang Mowo Damar Panuluh (Neo), yang kemudian menjadi vokalis band Letto.
Namun, saat itu pernikahannya bersama Neneng tidak bertahan lama dan keduanya memutuskan untuk bercerai. Pada tahun 1997, Cak Nun kembali menikah dengan artis sinetron dan penyanyi Novia Kolopaking.
Pernikahan dengan Novia itu dikaruniai empat anak, yakni Aqiela Fadia Haya, Jembar Tahta Aunillah, Anayallah Rampak Mayesha. Untuk anak satunya meninggal di dalam kandungan bernama Ainayya Al-Fatihah.
Baca Juga: Alami Pendarahan di Otak, Budayawan Cak Nun Dikabarkan Harus Dirawat Intensif
Pendidikan Cak Nun
Pendidikan formal Cak Nun dimulai dari Sekolah Dasar di desanya. Namun saat itu ia tak sempat lulus karena keluar dari sekolah tersebut. Kemudian oleh ayahnya, Cak Nun dikirim ke Pondok Modern Darussalam Gontor.
Pada masa tahun ketiganya di Gontor, ia sempat menggugat kebijakan pihak keamanan Pondok yang dianggapnya tidak berlaku adil.
Namun protes itu berujung pada dikeluarkannya Cak Nun dari Pondok. Meskipun hanya 2,5 tahun di sana, Gontor memberikan kesan mendalam baginya. Budaya santri mengakar kuat dalam dirinya sehingga ia memiliki disiplin pesantren.
Kemudian Cak Nun pindah ke Yogyakarta melanjutkan sekolah di SMP Muhammadiyah 4. Selanjutnya ia juga tamat SMA Muhammadiyah 1 bersama dengan teman karibnya, Busyro Muqoddas.
Usai SMA, ia diterima di Fakultas Ekonomi UGM. Di “kampus biru” ini, ia bertahan hanya satu semester, atau tepatnya empat bulan saja.
Kiprah Cak Nun
Berikut adalah perjalanan karier Cak Nun:
- Pengasuh Ruang Sastra di harian Masa Kini, Yogyakarta (1970)
- Wartawan/Redaktur di harian Masa Kini, Yogyakarta (1973-1976)
- Pemimpin Teater Dinasti (Yogyakarta)
- Pemimpin Grup musik Kyai Kanjeng
- Penulis puisi dan kolumnis di beberapa media
Cak Nun bahkan mendapat julukan manusia multidimensi karena kepiawaiannya dalam bidang pemikiran, sastra, seni, musik, agama, dan banyak lagi. Dia terkenal dengan kelompok gamelan Kiai Kanjeng, pengajian Padangmbulan, dan terakhir Majelis Maiyah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
30 Kata-Kata Hari Ayah Sedunia dalam Bahasa Inggris untuk Caption dan Story, Penuh Makna
-
Membaca, Menjelajah Kota, dan Bertemu Orang Baru Bersama LiteraTOUR
-
25 Ucapan Hari Ayah Sedunia 2026 yang Menyentuh Hati dan Penuh Makna
-
4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
-
Tren Perawatan Non-Bedah Meningkat, Ini Manfaat dan Risikonya
-
Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
-
4 Shio yang Diramal Bernasib Baik pada Hari Ini 21 Juni 2026
-
Cara agar Sunscreen Tidak Luntur Saat Berkeringat? Ini 3 Pilihan yang Sweatproof Lengkap Ulasannya
-
Mengapa Pengetahuan Masyarakat Adat Penting untuk Mengatasi Krisis Iklim?
-
4 Posisi Cermin di Rumah yang Bisa Datangkan Keberuntungan Menurut Feng Shui