Suara.com - Setelah membuat kehebohan dengan buka open donasi karena hamil tanpa suami, Denise Chariesta kini membuka daftar penyumbang dan yang masuk ke rekening pribadinya.
Namun menariknya, dalam lampiran riwayat transfer itu nominal dana yang diberikan kepada perempuan berusia 31 tahun itu, beberapa ada yang terbilang sangat kecil yaitu 1 rupiah. Meskipun tetap ada yang menyumbang dengan dana jutaan rupiah.
Bahkan dalam pemberian sumbangan itu, beberapa penyumbang memberikan catatan yang mengomentari tentang aksinya membuat donasi untuk bayi dalam kandungannya, seperti yang dibagikan Denise lewat akun Instagram pribadinya, Jumat (7/7/2023).
"Lo yang bikin, orang yang bayar," tuli salah satu catatan dengan sumbangan 500 rupiah.
"Buat aneh-aneh," terang catatan lain dengan sumbangan 1 rupiah.
"Buat beli popok ya," lagi-lagi catatan dengan dana 1 rupiah.
"Hamil bohongan awas ya," sambung catatan dengan sumbangan 100 rupiah.
Tidak hanya catatan bukti transfer yang melampirkan kata-kata unik, tapi kolom komentar Denise juga dipenuhi kritikan untuk perempuan yang pernah digosipkan jadi selingkuhan Regi Datau, suami presenter Ayu Dewi itu.
"Guys, duh masih mau aja lagi kepancing gini-ginian, dia nggak mungkin se-nggak mampuk itu, dia mampu cuy. Tapi lagi caper aja ini tuh biar nama dia nggak turun jadi dibikin heboh-heboh aja. Dia tahu semakin dia diomongin semakin terkenal walaupun harus dibully jadinya. So, biarin aja dia mau jungkir balik," komentar @lodiawk.
"Bikinnya sendirian, giliran udah jadi anak yang tanggung jawab harus rame-rame, sampai open donasi, lucu nih. Perempuan mana ngutip ayat segala, terus pas bikinnya nggak inget dosa mbak," tambah @ssanti_31.
Sementara itu melansir NU Online, dalam kitab Risâlatul Mu‘âwanah wal Mudhâharah wal Muwâzarah, disebutkan tidak baik menolak pemberian orang lain, khususnya dari sesama muslim. Ini karena bisa menyinggung perasaannya.
Apalagi orang mukmin akan percaya jika semua rezeki berasal dari Allah SWT, sehingga pemberi rezeki adalah perantara dari Sang Pencipta. Tapi dengan catatan memang penerima sumbangan tidak pernah meminta-minta untuk diberikan sedekah tersebut.
Bahkan menolak yang diberikan orang lain dengan alasan malu tidak bisa dibenarkan, karena itu merupakan keburukan.
"Menolak pemberian orang (lain) mengandung kerusakan yang besar sebab banyak orang awam menjadi terkagum dengan mengagungkan orang-orang yang menolak pemberian. Padahal ada kalanya yang mendorong sebagian orang dari ahli ibadah untuk menolak pemberian adalah keinginannya untuk memperlihatkan kezuhudan diri demi memperoleh kedudukan terhormat di hati orang awam itu," ujar Sayyid Abdullah bin Alawi al-Haddad dalam kitab tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Dinilai Keliru, Mahasiswa Layangkan Nota Keberatan atas Inpres Koperasi Merah Putih
-
Kopdes Merah Putih Berpotensi Jadi 'Hambalang Kecil', Masa Depan Desa Digadaikan
-
Norman Joesoef Jadi Wamenhan? Pakar: Rawan Konflik Kepentingan dan Pengalaman Birokrasi Nol
-
Misteri Penusukan di 16 Ilir Palembang, Pria Banyuasin Alami Luka di Kepala hingga Bahu
-
Bekasi Bersiap Berpesta! Primaria Fest 2026 Suguhkan Pengalaman Indonesian Bounce Music yang Berbeda
-
Pelibatan TNI di Kopdes Merah Putih Dikritik, Sistem Komando Tak Cocok untuk Koperasi
-
Marc Klok Peringatkan Singapura, Timnas Indonesia Bakal Mengamuk Demi Semifinal Piala AFF 2026
-
Kejagung Geledah Rumah Nurman Herin di Wilayah Bandung, Don Ritto Diperiksa oleh Tim 9
-
KPK: Penyidikan Korupsi CSR BI Satori dan Heri Gunawan Masih Berlanjut!
-
Timnas Indonesia di Ujung Tandung, John Herdman Akui Singapura Ujian Terberat di Piala AFF 2026