Suara.com - Alih-alih beli mainan anak baru, Nikita Willy justru fokus main bareng dengan Issa Xander Djokosoetono atau Baby Izz. Memang apa sih manfaatnya?
Menurut Nikita, dirinya tidak butuh mainan anak setiap hari untuk Baby Izz, karena anaknya bakal lebih senang ketika bermain bersama kedua orangtuanya.
"Anak nggak perlu kayak mainan yang banyak, mainan baru setiap hari, cuma main sama orangtuanya aja. Mungkin kayak peek a boo (ciluk ba) atau apapun dia tuh udah seneng banget," cerita Nikita saat berbincang dengan Denny Sumargo di YouTube dikutip suara.com, Selasa (12/7/2023).
Melansir situs Utah State University, bermain dengan anak bisa meningkatkan bonding dengan orangtua. Bahkan baik untuk kesehatan mental dan fisik buah hati.
Menurut Penulis Active Parenting, Dr. MIchael Popkin orangtua yang bermain bersama anak bisa bantu menciptakan dan membangun harga diri anak, bantu anak belajar tentang dunia, dan beri kesempatan untuk anak pelajari keterampilan baru.
Bermain dengan anak juga bangun ikatan antara orangtua dan anak. Bahkan Komisi Tinggi PBB sudah menyatakan bermain adalah hak setiap anak.
Selain itu anak juga akan merasa dihargai, karena bagi mereka orang terpenting di dunia menyukai dan meluangkan waktu bermain dengan dirinya.
Bahkan penelitian menunjukan saat orangtua mengizinkan permainan yang diarahkan oleh anak, mereka jadi lebih cepat bergerak, melatih keterampilan, pengambilan keputusan dan menemukan minat yang disukai.
Tapi saat permainan sudah diarahkan oleh orang dewasa, maka manfaat permainan jadi berkurang, mereka tidak bisa mengembangkan kemampuan memimpin dan berkreativitas.
Berikut ini rekomendasi permainan anak dan orangtua sesuai usia, melansir Hello Sehat sebagai berikut:
1. Mainan Anak Usia 0 Hingga 12 Bulan
Beberapa mainan edukasi yang cocok untuk anak-anak usia 1 tahun ke bawah yaitu, teether, kerincing berbahan silikon, uku berbahan kain, mainan ring donat yang disusun, boneka tangan berbentuk binatang
2. Mainan Anak Usia 1 Hingga 2 Tahun
Di usia balita, kemampuan motorik anak sudah mulai mantap. Untuk itu, boleh memberikannya mainan balok susun yang bisa dibongkar pasang.
Beberapa jenis mainan edukasi untuk anak usia 1-2 tahun yaitu bola warna warni dengan diameter besar, buku cerita dengan bahan tebal, buku mewarnai, mainan yang bisa mengeluarkan lagu atau alat musik (drum atau keyboard plastik).
3. Mainan Anak Usia 2 Hingga 3 Tahun
Di usia 2-3 tahun, kemampuan anak semakin bertambah. Ia sudah bisa bicara dengan kosakata lebih banyak dan pelafalannya jelas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Membantu Mengencangkan Kulit Usia 40 Tahun ke Atas
-
Mengenal Susu Peptibren untuk Pasien Stroke, Lengkap dengan Cara Penyajian yang Benar
-
7 Rekomendasi Sampo Non SLS di Alfamart agar Rambut Halus Berkilau
-
Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
-
4 Sepatu Lari Hoka Selain Clifton yang Nyaman dan Responsif untuk Berbagai Kebutuhan
-
Kekayaan Tommy Soeharto dan Tata Cahyani, Kompak Nikahkan Darma Mangkuluhur
-
50 Kata Mutiara untuk Anak yang Menenangkan Hati dan Memotivasi
-
7 Conditioner di Indomaret untuk Rambut Kering dan Mengembang
-
Siapa Istri Roby Tremonti Sekarang? Isu Grooming Seret Nama Sang Aktor
-
Biodata dan Agama Roby Tremonti yang Terseret Isu Child Grooming di Buku Aurelie Moeremans