Suara.com - Fenomena turis yang hanya melihat-lihat ternyata sudah membuat penjual resah. Buktinya sebuah toko vintage di Barcelona, mewajibkan turis membayar Rp 80 ribu jika hanya lihat-lihat dan berfoto.
Ketetapan ini dibuat pemilik Queviures Murria, toko kelontong yang sudah berusia ratusan tahun di Barcelona, karena sudah memulai membuka usahanya sejak 1898 sila,.
Lantaran berusia ratusan tahun, toko ini memiliki tampilan vintage dengan desain interior tradisional yang menarik perhatian turis setiap harinya. Tapi sayangnya, para turis tidak tertarik membeli produk yang dijual dan hanya sekedar berfoto-foto.
Melansir Odditycentral, Senin (17/7/2023), adapun produk yang dijual yaitu sosis tradisional Spanyol yang diawetkan, potongan daging dingin, keju yang diawetkan, minyak, anggur dan sebagainya.
Menurut keterangan pemilik dan pengelola, banyak turis yang memasuki toko mereka tanpa mengucapkan permisi. Setelah asik berfoto mereka pergi begitu saja.
Manajer Queviures, Toni Merino mengatakan ide untuk mewajibkan turis yang datang melihat-lihat ini, awalnya diterapkan sebagai lelucon semata. Tapi karena staf dan pelanggan setiap merasa tidak nyaman, dengan aksi turis tersebut, maka aturan itu jadi wajib diterapkan.
Namun hasilnya cukup menarik, karena dengan memposting peringatan membayar 5 euro di etalase toko, berhasil mencegah sebagian besar pengunjung yang tidak diinginkan. Sekarang, sebagian besar orang yang masuk akhirnya membeli suatu produk yang dijualnya.
Pengumuman membayar 5 euro atau setara Rp 80 ribu ini viral di media sosial akhirnya mendapatkan respon yang serius dan masyarakat dan netizen, sampai akhirnya pihak manajemen terpaksa menjelaskan alasan penerapannya.
Klarifikasi tersebut menyebutkan, mereka tidak benar-benar melakukannya, tapi pihak toko mendapati efek dari tindakan tersebut benar-benar berhasil dan ampuh.
Baca Juga: 4 Pasangan Artis Sudah Bercerai Masih Liburan Bareng, Ada yang Sampai ke Luar Negeri
Adapun vintage adalah sesuatu dari masa lalu yang berkualitas tinggi, seperti perabot, karya seni, atau item mode dan barang-barang koleksi lainnya. Istilah ini sering digunakan sebagai cara umum untuk menggambarkan sesuatu yang sifatnya sudah lama.
Adapun desain vintage kerap menarik bagi banyak orang, karena dianggap fenomena langka dan unik, apalagi sampai bisa bertahan di zaman modern seperti saat ini.
Ornamen vintage juga memberikan kesan tersendiri, karena barang itu bersejarah dan bisa bercerita tanpa perlu menjelaskannya lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter