Suara.com - Cartoon Village Sidareja atau Desa Kartun pertama di Indonesia siap jadi paru-paru Purbalingga, dengan membuat inovasi unik untuk edukasi kelestarian alam melalui pameran lukisan pohon kehidupan, seperti apa itu?
Pemeran lukisan yang diberi judul The Tree of Life ini juga merupakan pameran tunggal Seniman Lokal Purbalingga, Budi Setiyawan yang ditujukan untuk mengembalikan kesadaran manusia menghargai alam dan menjaganya. Apalagi banyak manusia yang lupa sudah banyak pengorbanan yang dilakukan pohon untuk dunia.
"Pengorbanan pohon dari mulai hadir ke dunia hingga pohon itu mati, bahkan mengembalikan kembali kesadaran akan oksigen yang kita hirup sepanjang hari," ujar Founder Kie Art Projects, Slamet Santosa selaku penyelenggara pameran melalui keterangan yang diterima suara.com, Kamis (20/7/2023).
Pameran ini juga jadi pengingat tentang posisi Indonesia sebagai negara ketiga dunia pemilik spesies pohon terbanyak, dengan jumlah 5.716 spesies. Bahkan Indonesia masuk dalam negara pemilik 10 hutan terbesar dunia, dan merupakan paru-paru kehidupan.
Mirisnya data Badan Pusat Statistik terupdate pada tahun 2017 hingga 2021 menyatakan bahwa Indonesia terus mengalami pengurangan hutan 0,5 %, dan terjadi pengurangan 11 % hutan tropis di seluruh dunia.
Penurunan luas hutan Indonesia ini terjadi di Kalimantan, Papua, dan Sumatera. Serta Pulau Jawa merupakan pulau dengan jumlah hutan terendah dibandingkan pulau–pulau lain di Indonesia.
Di sisi lain, Penulis sekaligus Founder Kie Art Projects, Gita Yohanna Thomdean mengatakan pameran ini dibarengi dengan penanaman 188 bibit pohon Bodhi, pohon Jati, Kluwek, Damar dan Matoa di pekarangan rumah warga.
Semua pohon ini memiliki pesan dan keunggulannya sendiri, seperti pohon bodhi yang terkenal sebagai penghasil oksigen termurni di bumi. Pohon jati menurut filosofi Jawa Kuno melambangkan kekuatan dan keindahan di masa tua semakin bijaksana dan pelindung pohon kecil di sekelilingnya.
"Pohon jati ini juga melambangkan kehidupan kita sebagai makhluk sosial dengan sifat khasnya saling tolong menolong," ungkap Gita.
Sedangkan pohon kayu putih, menyiratkan makna belajar dari ketangguhan, agar bisa hidup di kondisi tanah subur maupun kritis sekaligus.
"Kita sebagai manusia tetap harus bisa bertahan dan tetap bersyukur dalam menjalani kehidupan ini," sambung Gita.
Sehingga misinya nanti Desa Kartun Pertama Indonesia bakal jadi Paru-Paru Purbalingga, melalui pameran lukisan The Tree of Life ini yang dilaksanakan pada 16 Juli hingga 16 Agustus 2023, di Dusun Peninis RT/RW 01/01 Desa Sidareja Kaligondang Purbalingga, Jawa Tengah.
Pameran lukisan yang menyiratkan keadaan bumi semakin menua dan krisis hutan ini, diisi dengan karya yang dilukis dengan teknik impasto, sebagaimana ciri khas dari figur manusia kartun di Desa Kartun Pertama Indonesia ini.
Tidak kurang dari 26 karya dipamerkan dalam acara ini, akan menceritakan perjuangan pohon dari tumbuh sampai ia mati. Dari mulai detail daun, batang, air dan tanah yang jadi tanda cinta Tuhan kepada manusia dan makhluk lain penghuni bumi.
"The Love Wave dengan gambaran harmonisnya sepasang kekasih dan hewan hewan arboreal yang hidup rukun dalam balutan cinta kasih jelas Pelukis Budi Setiyawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi