Suara.com - Rendy Kjaernett telah mengubah bentuk gambar tato wajah Syahnaz Sadiqah yang terukir di punggungnya. Suami Lady Nayoan itu dibantu oleh seniman tato Hendric Shinigami.
Seniman itu bahkan mengakui kalau Rendy Kjaernett bakal membayar puluhan juta rupiah demi menghapus tato wajah tersebut. Akan tetapi, Hendric Shinigami yang juga pembuat tato wajah Syahnaz itu menyebut kalau harga pastinya belum bisa ditentukan karena pengerjaannya belum selesai.
"Mahal sih. Ya pasti sudah dua digit lah ya," ungkap Hendric Shinigami dalam video YouTube Intens Investigasi, dikutip Minggu (23/7/2023).
Hendric Shinigami juga tak menutup kemungkinan kalau harga hapus tato wajah Syahnaz itu bisa mencapai ratusan juta. Kenaikan biaya ini terjadi apabila dia mesti memodifikasi seluruh punggung Rendy Kjaernett.
Biaya yang mencapai jutaan rupiah itu juga diakui oleh Rendy Kjaernett. Pengakuan tersebut terungkap ketika aktor FTV itu diwawancara presenter Feni Rose.
Akun TikTok keluargakecildijerman berbagi potongan video perbincangan yang dilakukan secara online via video call itu. Saat itu Feni Rose bertanya soal berapa biaya yang dikeluarkan untuk tato yang memenuhi punggung Rendy Kjaernett.
"Berapa sih kurang lebih biayanya? Hitungannya per gambar atau per jam, atau per hari atau per apa?" tanya Feni Rose.
Rendy Kjaernett mengungkapkan bahwa tato itu dibuat dengan harga per gambar. Untuk biaya ia hanya menyebut kata lumayan tanpa mengungkapkan nominal.
Feni Rose kemudian menduga bahwa tato tersebut menghabiskan biaya hingga puluhan juta rupiah. Hal tersebut pun diiyakan oleh ayah 3 anak itu.
"Puluhan juta ada?" tanya Feni Rose.
"Ada," jawab Rendy singkat.
Lantas, siapa sebenarnya sosok Hendric Shinigami? Berikut ini profil Hendric Shinigami.
Sosok Hendric Shinigami memang bukan seniman sembarangan. Nama pria kelahiran Riau, Sumatera Barat, itu sudah jadi seniman tato selama lebih dari 20 tahun. Tak heran kalau namanya populer di kalangan pecinta tato.
Ia sering jadi langganan para artis untuk dibuatkan tato. Rendy Kjaernett menjadi salah satu kliennya saat minta dibuatkan tato wajah Syahnaz terdahulu.
Dikutip dari Correcto, Hendric juga pernah menjadi pengajar di tempat kursus tato di Malaysia dan Singapura. Sekitar tahun 2007 dia kembali ke tanah air lalu membangun usaha studio tato miliknya sendiri.
Seni membuat tato dari Hendric sempat terpengaruh gaya oriental Jepang yang tengah tren pada tahun 2010-an. Setelah mendalami seni tato dunianya dan hingga sekarang dia pun memiliki ciri khas sendiri dan menjadi salah satu maestro tato di Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Hampir Semua Layanan Publik di Jakarta Kini Gratis, Warga Diminta Ikut Awasi
-
Apakah Boleh Cuci Muka Pakai Air Hangat saat Mandi? Ini Penjelasannya
-
Bukan Sekadar Wisata, Ini Cara Kang Edai Menggerakan Kemiren
-
Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, BMKG Ungkap Penyebabnya
-
Birokrasi di Era Digital: Saat Keruwetan Administrasi Pindah ke Layar
-
GEMPAR di Pasar Ngino, Yuk Nonton Jathilan Sambil Nglarisi Pedagang!
-
Korban Kekerasan Dipaksa Bayar Biaya Visum, Zakat Diusulkan Jadi Solusi Dana Darurat
-
The Judge from Hell: Jika Hukum Gagal, Haruskah Keadilan Dicari di Neraka?
-
NTB Pakai Cadangan Pangan Bantu Korban Gempa di NTT
-
Satelit Copernicus Uni Eropa Siap Bantu Operasi Pencarian Korban Gempa NTT