Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 29 Juli 2023 | 18:42 WIB
Kapan Puasa Asyura 2022? Ketahui Jadwal, Niat, Amalan dan Keutamaanya 

Artinya: “Tidak ada tempat berlindung dan menyelamatkan diri dari Allah, kecuali hanya kepada-Nya.”

Subanallâhi ‘adadasy syaf’i wal watri wa ‘adada kalimatillâhit tâmmâti.

Artinya: “Mahasuci Allah sebanyak bilangan genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat Allah yang sempurna.”

Alamdulillâhi ‘adadasy syaf’i wal watri wa ‘adada kalimatillâhit tâmmâti

Artinya: “Segala puji bagi Allah sebanyak bilangan genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat Allah yang sempurna.”

Lâ ilâha illallâh ‘adadasy syaf’i wal watri wa ‘adada kalimatillâhit tâmmâti.

Artinya: “Segala puji bagi Allah sebanyak bilangan genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat Allah yang sempurna”

Allâhu akbar ‘adadasy syaf‘i wal watri wa ‘adada kalimâtillâhit tâmmâti.

Artinya: “Allah Mahabesar sebanyak bilangan genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat Allah yang sempurna.”

Baca Juga: Khutbah Jumat Tentang Hari Asyura: Hari Allah Menerima Taubat Nabi Adam As

Ilustrasi berdoa, niat puasa asyura dan qadha Ramadhan (istock)

Lâ haula wa lâ quwwata illâ billâhi ‘adadasy syaf’i wal watri wa ‘adada kalimatillâhit tâmmâti.

Artinya: “Tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah sebanyak bilangan genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat Allah yang sempurna”

Hasbunallâhu wa ni’mal wakîl ni’mal maulâ wa ni’man nashîr

Artinya: “Allah yang mencukupi kami, sebaik-baik Pelindung, sebaik-baik kekasih, dan sebaik-baik Penolong”

Tidak hanya membaca doa, para ulama juga mengingatkan agar umat Muslim melakukan berbagai amalan baik saat Hari Asyura. Beberapa amalan tersebut berupa salat, puasa, silaturahim, sedekah, mandi, memakai celak mata, ziarah kepada ulama baik masih hidup atau meninggal dunia, menjenguk orang sakit, menambah nafkah keluarga, memotong kuku, mengusap kepala anak yatim, hingga membaca surat Al-Ikhlas 1000 kali.

Alasan lain mengapa berdoa dan melakukan amalan baik dianjurkan karena pada Hari Asyura ini bertepatan dengan berbagai peristiwa lainnya. Mengutip Nurul Iman, Hari Asyura memiliki beribu sejarah.

Dalam sebuah hadis tentang Hari Asyura, yang diceritakan oleh sahabat Umar bin Khattab dikatakan:

“Rasulullah saw bersabda: Allah telah menciptakan langit pada hari ‘Asyura, begitu pula bumi. Dan menciptakan gunung-gunung pada hari ‘Asyura, begitu pula bintang-bintang. Dan (pada hari ‘Asyura juga) diciptakannya ‘Arsy, begitu pula kursi. Dan diciptakannya lauh mahfudz, begitu pula qolam. Dan diciptakannya Jibril, begitu pula malaikat-malaikat lain. Dan diciptakannya Nabi Adam (juga) pada hari ‘Asyura. Nabi Ibrahim juga dilahirkan dan diselamatkan dari api pada hari tersebut. Fir’aun dan kaumnya ditenggelamkan pada hari ‘Asyura. Hari itu juga Nabi Idris dan Nabi Isa diangkat ke langit, Nabi Ayyub disembuhkan dari sakitnya, Allah menerima taubatnya Nabi Adam, diampuninya Nabi Dawud, dan Nabi Sulaiman diberikan kerajaannya yang megah. Pada hari itu juga, hujan dan rahmat Allah pertama kali diturunkan”.

Load More