Suara.com - Psoriasis termasuk penyakit autoimun yang sering kali menimbulkan adanya bercak bersisik pada kulit pengidapnya. Kondisi tersebut rupanya membuat pasien psoriasis jadi merasa tersisihkan di lingkungannya.
Seperti curhatan seorang pasien psoriasis Yati Supriyati yang mengaku sering menyendiri di rumah karena merasan tersingkirkan dari lingkungannya di rumah.
"Biasanya saya hanya sendirian diam di rumah merasa kesepian dan dikucilkan oleh tetangga," curhat Yati dalam keterangan pers Program pendampingan pasien psoriasis oleh ERHA, Minggu (30/7/2023).
Dalam acara yang digelar di Bumi Sangkuriang Kota Bandung itu Yati bertemu dengan hampir 100 pasien Psoriasis dari Kota Bandung dan daerah Jawa Barat lainnya. Ia mengaku senang bisa bertemu dengan pasien psoriasis lainnya.
Sebagai orang yang sudah mengidap psoriasis selama 23 tahun, Yati mengatakan kalau dirinya seperti bertemu dengan teman-teman yang punya perjuangan sama.
"Saya merasa mereka lebih memahami apa yang saya rasakan karena mereka juga punya penyakit yang sama. Terima kasih banyak ERHA, saya berhadap acara ini dapat terus berjalan dan membawa dampak baik bagi lebih banyak masyarakat penderita psoriasis,” kata Yati.
Sebagai salah penyakit autoimun, psoriasis sebenarnya tidak hanya menyerang kulit, namun juga sendi dan seluruh bagian tubuh penderitanya.
Meskipun tidak menular, namun data yang dihimpun oleh Kelompok Studi Psoriasis Indonesia (KSPI) yang berada dibawah naungan Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) menyatakan bahwa sekitar dua hingga tiga persen penduduk Indonesia diduga mengidap psoriasis.
Sementara itu, Corporate Affairs Director Arya Noble Group, induk perusahaan ERHA, Andreas Bayu Aji, mengatakan bahwa Program ERHA A3: Action, Amplification, Alliance tersebut juga bertujuan untuk berikan edukasi kepada masyarakat kalau penyakit psoriasis tidak menular.
Baca Juga: 5 Tips Merawat Tanaman Lidah Buaya agar Daunnya Tebal, Tertarik Mencobanya?
"Kami percaya kesehatan adalah hak dasar manusia agar dapat hidup berdaya. Melihat teman-teman dengan psoriasis yang kerap mendapatkan diskriminasi, kami tergerak untuk memberikan pendampingan hingga fasilitas berobat yang baik bagi pasien. Sekaligus memberikan edukasi bagi masyarakat terkait psoriasis yang merupakan penyakit tidak menular," tutur Andreas.
Pada kegiatan tersebut para peserta juga berkesempatan untuk berkonsuktasi dengan dengan dokter spesialis kulit dari ERHA dr. Manik Hikmat SpKK, dr. Merlinda Nur A, SpKK, dan dr. Vina Feriza, SpKK., sampai bertukar informasi pengobatan, hingga rekomendasi pengobatan terkini untuk psoriasis.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Skincare Malam Boleh Dipakai Jam 7? Begini Saran Dokter agar Hasilnya Optimal
-
4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
-
3 Sepeda Gunung MTB Wimcycle Termurah dengan Frame Kokoh dan Suspensi Nyaman
-
5 Sepatu Puma Diskon 20 Persen di Sports Station, Harga Mulai Rp479 Ribuan
-
Bisakah Plester Hidrokolloid Hansaplast Atasi Bekas Jerawat di Wajah?
-
Cari Eyeliner Bagus? Ini 5 Pilihan yang Awet dan Dipuji Pengguna
-
4 Sepeda Elektrik Polygon dengan Baterai Tahan Lama dan Kayuhan Ringan
-
Link Resmi Recruitment Magang Pertamina 2026, Ada 400 Lowongan
-
Siapa Saja 8 Tersangka Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi?
-
Arti Lagu Lalaki Langit Bupati Purwakarta Om Zein yang Dinilai Rendahkan Perempuan