Suara.com - Melalui podcast bersama Denny Sumargo, Aurel Hermansyah mengaku tidak pernah deep talk dengan ibu kandungnya, Krisdayanti. Hal itu disebut karena Kris Dayanti termasuk orang yang tidak suka membicarakan masa lalu.
Sebaliknya, istri dari Atta Halilintar ini justru mengaku lebih sering deep talk dengan sang ayah, Anang Hermansyah.
Lantas, apa sebenarnya deep talk itu? Mengapa banyak orang merasa membutuhkannya?
Apa Itu Deep Talk?
Deep talk adalah bentuk percakapan yang lebih dalam dan serius daripada percakapan sehari-hari. Selama deep talk, orang-orang yang terlibat cenderung menjauhi topik sepele dan memilih pembahasan yang lebih kompleks, seperti arti hidup, emosi mendalam, tujuan hidup, moralitas, dan pertimbangan filosofis.
Tujuan utama deep talk adalah menciptakan ruang di mana seseorang bisa berbicara secara jujur dan terbuka tentang pandangan pribadi mereka, pengalaman hidup, serta pemikiran yang lebih mendalam.
Percakapan semacam ini sering memicu pemikiran kritis, refleksi mendalam, dan eksplorasi ide yang lebih dalam.
Deep talk memberikan peluang bagi seseorang untuk merenungi tentang apa yang telah dilaluinya selama ini dan lebih memahami dunia di sekitar. Deep talk juga dapat berperan penting terhadap pengembangan dan pertumbuhan pribadi karena melalui pertukaran gagasan yang lebih dalam.
Singkatnya, deep talk adalah salah satu cara untuk membangun percakapan yang lebih mendalam dan penuh makna. Percakapan ini juga bisa meningkatkan ikatan antar manusia.
Baca Juga: 8 Momen Ameena Belajar Salat, Aksi Rapikan Sajadah Sendiri Bikin Gemas!
Manfaat Deep Talk
Mengutip dari laman Big Think, berikut adalah berbagai manfaat yang bisa Anda dapatkan dari deep talk
Lebih memahami perasaan sendiri
Deep talk bisa membuat kita lebih akrab dengan perasaan kita sendiri dan orang lain. Kita bisa berbicara tentang hal-hal yang penting dan merasa lebih dekat karena dipahami dan didengarkan dengan serius.
Memahami banyak hal baru
Selama deep talk, sering kali kita bisa membahas ide-ide yang rumit. Ini membantu kita melihat banyak sisi berbeda dari suatu masalah, jadi kita bisa tahu lebih banyak tentang hal-hal tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?
-
Apakah Boleh Orang Tua Memakai THR Anak? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Uang THR Anak untuk Apa? Ini Cara Bijak Agar Tidak Cepat Habis
-
Opor Ayam Bertahan Berapa Lama? Ini Trik Ampuh Bikin Masakan Santan Awet