Suara.com - Erina Gudono juga Kaesang Pangarep kompak memakai baju adat Kawasaran Minahasa dari Sulawesi Utara. Pasangan anak dan mantu Presiden Joko Widodo itu memakai baju adat tersebut ketika hadir di Istana Negara, Jakarta, untuk upacara 17 Agustus peringatan Kemerdekaan Indonesia.
Erina Gudono mengungkapkan bahwa ada alasan khusus mereka memilih baju adat dari daerah tersebut. Lewat unggahannya di Instagram, Puteri Indonesia DI Yogyakarta 2022 itu mengatakan kalau mereka ingin menghormati jasa para pahlawan nasional yang telah berusaha merebut kemerdekaan Indonesia.
"Kami memakai baju kawasaran sebagai lambang penghormatan kami kepada para WARANEY (ksatria) bangsa yang telah berjuang melawan penjajah. Kami nyalakan jiwa muda ksatria WARANEY untuk melanjutkan perjuangan memajukan bangsa," tulis Erina, dikutip Kamis (17/8/2023).
Baju adat tersebut didominasi warna merah dan dipadukan dengan tenun khas Minahasa. Selain corak dan bentuknya yang menarik, rupanya baju tersebut juga dibuat secara ramah lingkungan.
Erina mengungkapkan kalau bagian dasar baju dibuat dari kayu alam yang diikat dengan kain tenun pampele dan dipadu-padankan dengan kain tenun kaiwu patola.
"Tata busana dan aksesoris dibuat mengacu pada sustainable fashion dan tidak menggunakan materi hewan asli," ungkapnya.
Sementara itu, Kawasaran sendiri merupakan tradisi leluhur Suku Minahasa di Sulawesi Utara. Juga menjadi tarian Ksatria Minahasa yang disebut "Waraney".
Mulanya kawasaran dilakukan untuk menjalankan ritual Mahsasau. Kawasaran "kawak"yang berarti "melindungi" dan "asaran" yang berarti "sama atau berlaku seperti" artinya, Kawasaran menjadi sama seperti leluhur di masa lalu, menjadi pelindung tanah, pelindung negeri, pelindung kehidupan.
Potret pasangan yang baru menikah pada Desember 2022 itu langsung dipuji para netizen. Erina dinilai nampak sangat cocok memakai baju adat tersebut lantaran aura cantiknya juga keluar.
Baca Juga: Tampil Cetar, Sri Mulyani Pakai Baju Warna Pink di Sidang Tahunan MPR
"Sumpah mbak erina mau pakek baju apa aja tetap cantik, auranya tetap keluar," komentar @csepxxxx.
"Serasiiii, ga pake tapi," kata @sangxxxx.
"Keren. Minahasa pride," tulis @riskxxx.
Berita Terkait
-
Kaesang Pangarep Pakai Baju Adat Kawasaran Minahasa Untuk Rayakan 17 Agustus, Malah Jadi Mirip Erina Gudono?
-
Terungkap! Pesan Ini yang Ingin Disampaikan Jokowi Saat Pilih Pakai Baju Adat Surakarta di HUT ke-78 RI
-
Adu Gaya Erina Gudono dan Iriana Jokowi Sama-sama Kenakan Kebaya Encim di Acara Istana Berkebaya: Sama-sama Fresh!
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
5 Zodiak Paling Beruntung Finansial pada 14 April 2026, Ada Aries hingga Capricorn
-
Link Lowongan Kerja Peruri: Ada 27 Pekerjaan yang Bisa Kamu Lamar
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!
-
Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung
-
7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika
-
Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah