Suara.com - Permasalahan terkait gaji pilot yang sempat dibahas Dewi Perssik rupanya belum usai. Pasalnya, sebab tidak dipercaya warganet tersebut, Dewi Perssik masih tetap ngotot jika gaji calon suaminya, Rully mencapai Rp 200 juta.
Bahkan, belum lama ini melalui siaran langsung di Instagram, Dewi Perssik menyentil pramugari yang sempat menyenggolnya mengenai besaran gaji seorang pilot. Namun, dalam siaran langsung tersebut Dewi Perssik menegaskan kalau gaji pilot berbeda-beda.
Pelantun lagu Mimpi Manis ini menjelaskan, setiap pilot memiliki pangkat yang berbeda-beda. Oleh sebab itu, ia menegaskan kalau gaji pilot itu berbeda, tergantung pangkatnya masing-masing.
"Kecuali sederajat, sama, selevel, sepangkat gitu, empat bar, ini baru tiga bar, masih co-pilot, udah ngomongin gaji itu gimana?" ujar Dewi Perssik dalam video yang diunggah akun @riani28, Rabu (23/8/2023).
Terkait gaji seorang pilot sendiri, biasanya akan terdapat banyak faktor yang memengaruhi. Mengutip situs Sekolah Pilot, beberapa faktor yang menentukan gaji seorang pilot, antara lain:
- Maskapai penerbangan tempat pilot bekerja.
- Total jam terbang
- Masa kerja dan tingkatan/pangkat/jabatan masing-masing
Sementara itu, diketahui gaji pilot tertinggi sendiri mencapai kurang lebih 50-70 juta. Namun, untuk mendapatkan gaji sebanyak itu juga membutuhkan proses yang tidak mudah. Mereka juga harus melewati berbagai tahapan dan jenjang karier.
Dalam hal ini artinya gaji yang diberikan nanti juga berbeda sesuai dengan jabatannya. Beberapa jenjang karier seorang pilot di antaranya:
1. Second Officer (SO)
Untuk jabatan satu ini, nantinya mendapatkan gaji berkisar 15-20 juta. Selain itu, mereka harus mengambil lisensi ATPL & ME dan memenuhi jumlah jam terbang tertentu, ia bisa naik jabatan menjadi Co-pilot, dan kemudian Captain.
Baca Juga: Lady Nayoan dan Rendy Kjaernett Putuskan Damai, Dewi Perssik: Kalo Aku Gak akan Kembali
2. First officer (FO) (atau lebih dikenal sebagai Co-pilot)
Untuk co-pilot, nantinya mereka akan bertugas membantu menerbangkan pesawat kepada captain. Sementara itu, untuk gaji seorang co-pilot ini yaitu sekitar 30-40 juta.
3. Captain atau komandan/kapten
Untuk gaji seorang captain, biasanya akan mendapat gaji tergantung maskapainya. Gaji yang diberikan ini juga bisa sekitar Rp 45 juta perbulannya. Sementara pada maskapai lain ada yang bisa mencapai Rp 47,7 juta
Meski demikian, untuk mencapai gaji Rp 70 juta atau lebih, ini akan bergantung pada beberapa pengalaman yang dirasakan. Hal ini karena setelah menjadi captain beberapa tahun, lambat laun gaji meningkat serta dengan bertambahnya jam terbang dan pengalamannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL