Suara.com - Bakal calon presiden PDIP Ganjar Pranowo mengunggah foto tengah minum kopi bersama Menko Polhukam Mahfud MD. Potret keduanya diunggah di media sosial Ganjar pada Minggu (10/9/2023) sore. Nampak keduanya sedang duduk berdua di sebuah halaman.
Ganjar Pranowo mengenakan kemeja batik, sementara Mahfud MD memakai setelan jas. Mereka terlihat saling mengobrol santai dan tertawa bersama.
Mantan Gubernur Jawa Tengah itu merasa asik bisa ngopi bareng dengan Mahfud MD. Dia juga mengucapkan terimakasih kepada mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut.
"Ngopi bareng beliau bikin sore makin asyik. Terimakasih ya Prof @mohmahfudmd," tulis Ganjar pada postingannya di Twitter atau X.
Cuitan itu telah dilihat lebih dari 114 ribu kali di Twitter setelah baru beberapa jam diunggah. Tak diketahui pasti apa isi pembicaraan keduanya. Tak sedikit netizen yang menduga isi pembicaraan mereka sampai menebak kopi yang diminum dua politisi tersebut.
"Ngopi asik, biasanya waktu ngopi bisa membicarakan hal serius. Apakah ini membicarakan pasangan. Dari senyuman mereka, sepertinya cocok menjadi pasangan pilpres," komentar @sevxxxx.
"Ngopi nescafe ya?" tebak @naugxxxx.
"Kopinya pasti indocafe," tebak @Alicxxxx.
Ada pula netizen yang justru salah fokus dengan cara duduk Ganjar juga Mahfud MD. Keduanya sama-sama duduk dengan menyilangkan kaki. Cara duduk seperti itu disebut netizen malah mirip perempuan.
Baca Juga: Relawan Condong ke Sandiaga Uno Dibanding Ridwan Kamil Jadi Cawapres Ganjar
"Pak mohon maaf kalau duduk jangan kayak perempuan," kata @Riswxxxx.
"Cara duduk para raja dulu tidak seperti itu," ujar @rixxx juga.
Dikutip dari Body Language Matters, pria yang duduk sambil menyilangkan kaki bisa mengandung banyak arti, tergantung dari situasi yang sedang dihadapinya saat itu.
Beberapa pria biasa menyilangkan kaki saat duduk di kursi kantor karena dianggap bisa membantu diri jadi lebih nyaman dan rileks. Laki-laki lain melakukannya agar terlihat lebih penting atau berkuasa, atau untuk mengalihkan perhatian dari diri mereka sendiri.
Jadi jawabannya mungkin tidak selalu sederhana. Beberapa pria bahkan bisa melakukannya hanya karena kebiasaan, sementara yang lain melakukannya untuk menunjukkan dominasi. Apapun alasannya, ini adalah praktik umum di kalangan pria.
Tetapi, alasan paling umum mengapa pria menyilangkan kaki kebanyakan untuk sekadar merasa nyaman. Ada juga banyak alasan medis, seperti untuk meningkatkan sirkulasi, mengurangi rasa sakit, dan mencegah trombosis vena dalam.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi