Suara.com - Kaesang Pangarep ditetapkan jadi Ketua Umum (Ketum) PSI meski baru dua hari menjadi kader partai tersebut. Penunjukan suami Erina Gudono itu diumumkan langsung dalam acara Kopdarnas PSI di Jakarta pasa Senin, 25 September 2023.
Dilihat secara weton Jawa, hari Senin, 25 September itu merupakan Senin Pahing. Benarkah waktu tersebut memang bisa jadi hari baik untuk mengumumkan hal besar seperti itu?
Dalam weton Jawa memabg diyakini adanya hari baik dan hari naas. Setiap orang bisa memiliki hari baik juga hari naas berbeda-beda, dilihat berdasarkan weton kelahirannya.
Kaesang Pangarep yang lahir pada 25 Desember 1994 itu diketahui memiliki weton kelahiran Minggu Pon.
Berdasarkan kamus kitab primbon Jawa kuno yang telah dititeni oleh para leluhur Jawa, weton Minggu Pon memiliki jumlah neptu sebanyak 12 dan mempunyai sejumlah hari naas, hari keberuntungan, juga usia puncak kejayaan.
Menurut primbon Jawa, puncak kejayaan weton Minggu Pon dapat dilihat berdasarkan perjalanan hidup atau usia seseorang. Sedangkan untuk hari naas bisa digunakan untuk bertirakat, puasa weton, atau berdoa kepada Tuhan agar hari naas tersebut tidak membahayakan dirinya.
Kemudian hari keberuntungan bisa digunakan untuk melangsungkan berbagai hajat besar, seperti pindah rumah, umumkan hal besar, membuka usaha, mencari pekerjaan, maupun melangsungkan acara pernikahan.
Dikutip dari penjelasan Mbah Sunan pada kanal YouTube pribadinya dikatakan bahwa bahwa hari naas weton Minggu Pon yang sudah dititeni oleh para leluhur Jawa dapat pula dihitung dengan mengambil 4 hari mulai dari hari umumnya yaitu Minggu, kemudian mengambil 3 hari dari hari pasarannya yaitu Pon.
Sehingga, hari naas bagi weton Minggu Pon dikatakan jatuh pada pada Rabu Kliwon, Rabu Legi, dan Kamis Wage.
Baca Juga: Cak Imin Intip Peluang Ajak PSI Gabung Koalisi Perubahan Usai Kaesang Jadi Ketum
Sementara itu, hari baik bagi Minggu Pon dihitung secara jumlah neptu maka ditetapkan hari keberuntungannya jatuh pada Kamis Pahing, Jumat Pon, Sabtu Wage, Minggu Kliwon, Senin Legi, Selasa Pahing, dan Rabu Pon.
Berbagai hajat besar bagi orang kelahiran Minggu Pon, seperti umumkan hal besar, membuka usaha, pindah rumah, hingga pernikahan, dianjurkan dilakukan pada hari baik tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Contoh Ikrar Syawalan Bahasa Jawa Singkat dan Artinya, Bikin Momen Halalbihalal Makin Khidmat
-
Waspada! 5 Ciri Kolesterol Tinggi pada Wanita yang Sering Diabaikan Usai Lebaran
-
Jadwal Lengkap Ganjil Genap, One Way, dan Contra Flow Tol Arus Balik Lebaran 2026
-
Konsumen Korea Selatan Mulai Tinggalkan Plastik, Kemasan Aluminium Jadi Pilihan Baru?
-
8 Tips Kembali Produktif dan Semangat Kerja Usai Libur Panjang Lebaran
-
7 Tinted Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam Membandel
-
7 Penyakit yang Sering Muncul Pasca Lebaran dan Cara Sederhana Mengatasinya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak Usia 12 Tahun yang Aman
-
10 Sepatu Adidas Diskon di Sneakers Dept, Seri Samba Jadi Ratusan Ribu Rupiah
-
Tak Banyak yang Tahu! Diam-diam Spons Cuci Piring Melepaskan Mikroplastik: Adakah Solusinya?