Suara.com - Saat berbicara tentang Mirota, tidak terlepas dari perkembangan Kota Yogyakarta. Hampir seluruh orang yang pernah mengunjungi kota pendidikan tersebut pasti mengetahui tentang Mirota.
Mulai dari Mirota Kampus, Mirota Batik, Mirota Pasaraya dan masih banyak usaha lainnya yang tersebar di Yogyakarta. Simak sejarah Mirota berikut ini.
Sejarah Mirota Kampus
Mirota Kampus saat ini sudah berganti nama menjadi Manna Kampus, dimana Mirota Kampus yang dulu didirikan pada 13 Mei 1985 di bawah naungan PT. Mirota Nayan. Oleh karenanya, pada setiap tanggal 13 Mei diperingati sebagai hari jadi Manna Kampus.
Pada tahun 1983, Siswanto Hendro Sutikno atau Tan Kim Tiek dan Tini Yuliati mendirikan perusahaan perseroan dengan nama PT. Mirota Nayan. Adapun penggunaan nama Mirota berawal dari rumah makan yang mereka dirikan 1980.
Rumah makan Mirota Nayan yang didirikan pada 1980 berlokasi di Jl. Solo Km 8 Yogyakarta. Setelah itu berpindah ke Babarsari, Catur Tunggal, Sleman yang terletak di Jl. Solo Km 7 Babarsari, Yogyakarta.
Di lokasi yang baru, Hendro Sutikno memperluas usahanya dengan menjual makanan, minuman, dan alat tulis.
Usaha ini disahkan oleh Notaris RM. Soeryanto Partaningrat,SH dengan nama "PT. Mirota Nayan" pada tahun 1983. Akta ditandatangani oleh Siswanto HS sebagai Direktur Utama dan Nico Sukandar sebagai General Manager.
Barulah pada tanggal 13 Mei 1985, PT. Mirota Nayan memperluas usahanya dengan membuka toko buku dan alat – alat tulis di Jl. C. Simanjuntak No. 64C Yogyakarta,dengan nama "Mirota Kampus".
Baca Juga: Kecelakaan Memilukan di Jalan Bantul: Seorang Ayah Tewas, Pelajar Patah Rahang
Nama "Mirota" merupakan akronim dari Minuman, Roti dan Tart. Sedangkan "Kampus" digunakan karena letak toko yang sangat dekat dengan universitas ternama di Yogyakarta yaitu UGM.
Sejak saat itu tanggal 13 Mei diperingati sebagai tanggal kelahiran "Mirota Kampus". Seiring berjalannya waktu Mirota Kampus terus berkembang dengan menambah sejumlah outlet baru.
Mulai awal tahun 2021 nama Mirota Kampus telah menjadi Manna Kampus. Perubahan nama toko ini merupakan semangat dari perusahaan untuk berani berubah serta untuk lebih memperluas area layanan, memperbaiki service quality dan tentunya tetap menjadi "Rumah Belanja Terpercaya".
Manna Kampus telah memiliki 10 outlet yang berada di wilayah Kota Yogyakarta, Sleman dan Bantul. Dengan didukung lebih dari 1000 karyawan yang terlatih dan berlandaskan nilai-nilai Perusahaan "Always CHEAPER", Manna Kampus menghadirkan produk-produk kebutuhan sehari-hari yang murah, berkualitas dan lengkap.
Juga memberikan aneka program "Pasti Ada Yang Luar Biasa Murah" untuk kepuasan pelanggan, layanan yang ramah, dan tentunya menjadi pilihan belanja kita semua karena Manna Kampus Rumah Belanja Terpercaya.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Berita Terkait
-
Polisi Ungkap Sindikat Penjualan BBM Subsidi di Jogja, Pertamina Monitor Penyaluran SPBU
-
Daftar Alamat Indomaret 24 Jam Terdekat Wirobrajan, Lengkap dengan Link Google Maps
-
Daftar Kantor Anteraja Terdekat di Yogyakarta, Lengkap dengan Alamat dan Jam Buka
-
5 Dessert Cafe di Jogja, Serba Estetik dan Harganya Terjangkau
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan