Suara.com - Pengajuan Panji Petualang yang tak pernah sholat hingga merasa dirinya murtad sempat viral dan menjadi sorotan di media sosial. Hal yang sama pula disampaikan budayawan Sudjiwo Tejo.
Dalam bincang-bincang bersama Ustadz Das'ad Latif di sebuah program televisi, Sudjiwo Tejo mengaku jika dirinya tak pernah sholat. Karena itu, ia meminta sang Da'i untuk membujuknya agar bisa menjalankan kewajibannya menjadi seorang Muslim.
"Tolong bujuk saya supaya sholat. Puasa saya lakukan, semua saya lakukan kecuali sholat," pungkas pria 61 tahun ini seperti yang Suara.com kutip pada TikTok @sudutberbeda22, Rabu (27/9/2023).
Menjawab hal tersebut, Ustaz Das'ad Latif pun menjelaskan bagaimana istimewanya sholat di mata Allah. Tidak seperti ibadah-ibadah lainnya yang perintahnya diturunkan hanya melalui ayat Al Quran, sholat cukup berbeda.
"Ketika Allah perintahkan ibadah-ibadah yang lain, itu cukup perintah ayat saja turun. Allah perintah haji, ayat saja turun. Allah perintah puasa, ayat saja turun. Allah perintah bayar zakat, ayat saja turun," ungkapnya.
"Tapi ketika Allah perintahkah sholat, nggak boleh ayat turun. Nabi dijemput oleh dua malaikat kemudian diajak naik, ketemu dengan Allah untuk menerima perintah ini. Kenapa? Karena perintah ini sangat penting," tambah Ustaz Das'ad lagi.
Lebih lanjut ia mengatakan jika sholat adalah bentuk penghambaan manusia kepada Allah. Di mana kepala bagian tubuh yang paling mulia, direndahkan dalam gerakan sholat setara dengan kami.
"Jadi kalau saya mengaku hamba, sholat. Kau pukul kepala saya pasti saya marah, kenapa? Harga diri di sini. Tapi ketika kita sholat, anggota tubuh yang paling mulia, kepala, direndahkan seperti kaki ini," ucapnya.
Mengapa orang rajin sholat masih melakukan maksiat?
Baca Juga: Panji Petualang Ngaku Murtad, Buya Yahya Bilang Jika Kembali ke Islam Harus Ganti Salat
Jawaban Ustaz Das'ad Latif nampaknya membuat Sudjiwo Tejo mulai merasa tergugah. Namun, ia kembali bertanya, mengapa masih ada orang yang berbuat maksiat padahal sholatnya rajin?
"Saya melihat banyak koruptor sholat, saya melihat banyak oeang sholat yang kalau saya ajak ngomong main hp, nggak punya adab," tambah pria yang juga dikenal sebagai sastrawan itu.
Menurut sang ustaz, Allah tidak mencampuri antara kebenaran dengan kebatilan sesuai dengan surat Al Baqarah Ayat 42.
"Tapi kata Allah "Walaatalbisul haqqa bil baathil". Allah tidak mencampurkan antara haq dan bathil. Sholatmu beda, puasamu beda, maksiatmu beda," ucapnya.
Oleh karena itulah Allah menghadirkan dua malaikat Raqib dan Atid untuk mencatat setiap amalam baik dan amalan burik manusia. Jadi meskipun orang tersebut rajin sholat, namun karena godaan setan ia bisa saja terjerumus pada maksiat.
"Tapi ini setan kan tidak membiarkan itu. Maka setan masuk. Nah dia sholat tapi dia korup. Tapi Allah maha adil, maka ditimbanglah nanti, mana yang lebih banyak. Kebaikanmu atau keburukanmu," tambah Ustaz Das'ad.
"Kalau dia baik amalannya tapi tidak ada sholatnya sia-sia. Kenapa? Passwordnya kebaikan itu kuncinya itu adalah sholat," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan