Suara.com - Viral perselingkuhan yang menyerat DJ Dinar Candy dengan pria bernapa Afiandi alias Ko Apex yang dibongkar istri sahnya Ayu Soraya. Padahal perselingkuhan tidak hanya melukai pasangan, tapi juga diri sendiri.
Terbaru, seorang perempuan bernama Ayu Soraya membongkar hubungan gelap suaminya di Instagram, dengan mengunggah video diduga Dinar Candy sedang melakukan video call dengan suaminya. Perempuan dalam video tersebut terlihat tiduran di atas kasur bahkan sampai membuka celana.
Di forum Quora, pengakuan seseorang yang pernah berselingkuh ramai dibahas. Netizen dengan akun Ryan Gilpatric menyebut dirinya kehilangan rasa percaya pada orang lain, hingga tak bisa mengenali dirinya sendiri.
"Perselingkuhan memberikan kenyataan pahit, bahwa Anda telah merusak harga diri sendiri. Hal berikutnya yang Anda tahu, Anda menjadi tidak peduli dengan orang lain, dengan menerima kenyataan bahwa tidak ada yang bisa dipercayai karena bahkan Anda sendiri gagal untuk setia," tulisnya.
Sementara itu Erika Boissiere, seorang pakar komunikasi hubungan dari San Fransisco, mengatakan pelaku selingkuh melakukan kegiatannya dengan sadar, untuk mengisi kekosongan di hati. Tapi yang tidak disadari, kekosongan setelah berasil selingkuh hanya terisi sementara, dan kembali muncul dalam waktu dekat.
Ia bahkan menyamakan orang yang suka selingkuh seperti kecanduan narkoba. Perasaan bisa mengelabui pasangan membuat pelaku selingkuh merasa senang bahkan bangga.
"Seperti orang yang kecanduan narkoba, kamu terus-terusan kembali ke sumber toksik yang kamu kira akan membuatmu merasa baik. Kamu akan merasa kuat, seksi, menarik, tapi itu hanya berlangsung sebentar. Kerusakan dan kehancuran akhirnya tetap terjadi. Dan rasa kekosongan yang kamu coba isi hanya semakin dalam," terangnya.
Lalu apa saja penyebab seseorang selingkuh? Dylan Selterman seorang psikolog melalui laman Psynet menjelaskan setidaknya ada 5 alasan perselingkuhan terjadi.
Kemarahan dan Balas Dendam
Baca Juga: Dinar Candy Dicap Pelakor, Sang Ayah Ikut Diserang: Anaknya Dinasihati Dong
Beberapa orang menggunakan selingkuh sebagai cara untuk melampiaskan kemarahan atau balas dendam terhadap pasangan.
Keinginan untuk Merasa Bebas
Batasan-batasan dalam hubungan dapat membuat seseorang merasa terkekang, dan ini bisa menjadi alasan untuk mencari kebebasan dengan selingkuhan.
Kurangnya Komitmen
Komitmen yang lemah dapat membuat salah satu pihak merasa tersakiti dan mendorong mereka untuk selingkuh.
Hubungan yang Terlalu Membosankan
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Bayi dan Anak Sebaiknya Pakai Sunscreen SPF Berapa? Ini Pilihan yang Aman Digunakan
-
3 Rekomendasi Sepeda Lipat untuk Orang Gemuk, Nyaman dan Aman
-
Setelah Pakai Sunscreen Boleh Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Tabir Surya yang Mudah Di-blend
-
Eau De Parfum vs Eau De Toilette, Mana Paling Awet Wanginya? Ini 5 Rekomendasi Terbaik!
-
Indonesia Disebut 902 Kali dalam Epstein Files, Ada Jejak Skandal di RI?
-
5 Rekomendasi Moisturizer Terbaik setelah Eksfoliasi agar Wajah Mulus
-
5 Rekomendasi Shampoo Non SLS untuk Rambut Rontok, Bisa Juga Atasi Ketombe
-
Prabowo Gagas Gerakan Gentengisasi, Ini Plus Minus Genteng Tanah Liat vs Baja Ringan
-
Siapa Shio Paling Beruntung Besok 6 Februari 2026? Cek Peruntunganmu!
-
15 Rekomendasi Kado Valentine untuk Cowok, Dijamin Berkesan dan Berguna