Suara.com - Salah satu sayur yang disukai banyak orang adalah kubis. Selain mudah didapat dengan harga terjangkau, kubis bisa diolah menjadi beragam hidangan, termasuk sup hingga salad.
Kubis termasuk dalam genus sayuran Brassica yang juga meliputi brokoli dan kembang kol. Selain kubis putih, sayuran ini juga dapat ditemukan dalam warna hijau dan ungu.
Lalu, apa saja manfaat kubis untuk kesehatan? Merangkum Healthshots, inilah beberapa manfaat kubis yang sayang dilewatkan.
Banyak nutrisi
Kubis merupakan sayuran yang mengandung protein, folat , potasium, magnesium, dan kalsium. Sayur ini juga punya kandungan sejumlah vitamin, termasuk vitamin C, B6, dan K.
Berdasarkan hasil penelitian Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, kubis tinggi serat dan mengandung antioksidan kuat yang membantu melindungi tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.
Mengurangi atau meredakan peradangan
Peradangan kronis dikaitkan dengan banyak penyakit serius seperti penyakit jantung, rheumatoid arthritis, hingga penyakit radang usus. Sayuran cruciferous, tanaman dari keluarga kubis, mengandung antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan kronis.
Sesuai penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Phytoscience, antioksidan seperti sulforaphane dan kaempferol yang terkandung dalam kubis memberikan efek anti-inflamasi.
Baca Juga: 5 Manfaat Makan Ikan Salmon untuk Merawat Kulit, Sembuhkan Jerawat higga Bikin Awet Muda!
Melancarkan pencernaan
Sayur kubi mengandung serat tidak larut yang ramah usus. Seperti yang selama ini diketahui, serat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan sehingga melancarkan buang air besar secara teratur.
Menjaga berat badan
Sebagai makanan rendah kalori, kubis banyak dipilih mereka yang ingin menjaga berat badan. Berkat kandungan serat yang tinggi, konsumsi kubis bisa menciptakan rasa kenyang di perut.
Menurunkan tekanan darah
Kubis merupakan sumber potasium , yakni mineral dan elektrolit penting yang meningkatkan fungsi tubuh, termasuk tingkat tekanan darah. Kubis juga kaya kalium yang membantu mengontrol tekanan darah dengan menangkal efek asupan natrium dalam tubuh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Bukan Sekadar Koleksi: Collectible Card Bisa Jadi Media Belajar dan Bermain
-
Berapa Harga Lipstik Dior? Simak 13 Varian dan Harganya
-
Transisi dari Kerja 9-5 ke Remote Work: Konsultasi Karir untuk Office Workers
-
Siapa Paling Hoki? Ini Daftar 5 Shio Beruntung dan Makmur di 27 Januari 2026
-
7 Rekomendasi Sunscreen Terbaik untuk Anak-Anak, Main di Luar Jadi Tenang
-
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
-
Belanja Sambil Selamatkan Bumi: Daur Ulang Plastik Jadi Gaya Hidup di Bali
-
3 Skincare PinkRoulette untuk Cerahkan Wajah, Salah Satunya Andalan Lula Lahfah
-
2 Pilihan Lipstik Purbasari yang Tahan Lama, Cocok untuk Sehari-hari
-
3 Menit Paham Tata Cara Hadorot Ziarah Kubur, Bekal Penting Nyekar Ramadan 1447 H