Suara.com - Ubur-ubur merupakan hewan laut yang dapat ditemui di hampir seluruh perairan di seluruh dunia. Hewan laut ini dikenal memiliki tentakel panjang, mengandung sel penyengat dan menyuntikkan racun ke predator dan mangsa.
Selain dikenal sebagai hewan yang berbahaya, namun ubur-ubur kerap dijadikan sebagai hidangan spesial di beberapa negara di dunia khususnya di Asia Tenggara. Ubur-ubur diyakini memiliki berbagai macam nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan.
Lantas bagaimana manfaat makan ubur-ubur beserta risiko yang didapatkan? Simak ulasannya berikut ini.
1. Membantu mengatur berat badan
Melansir dari Healthline, ubur-ubur dikenal memiliki karbohidrat dan kalori yang rendah sehingga hewan ini sangat efektif dijadikan hidangan diet atau penurunan berat badan. Selain itu, ubur-ubur kaya akan protein yang membantu menjaga kesehatan otot dan asam amino yang berfungsi untuk pertumbuhan dan perbaikan sel.
2. Meningkatkan kesehatan kulit
Ada berbagai macam kandungan nutrisi dalam ubur-ubur yang dapat membantu untuk meningkatkan kesehatan kulit. Kandungan kolagen pada ubur-ubur dalam memberikan kulit Anda menjadi semakin kencang dan terkesan awet muda.
Sementara itu ada antioksidan yang dapat mencegah cedera sel dan dapat melindungi kulit dari kerusakan yang diakibatkan dari sinar UV. Oleh karena itu, banyak produk kosmetik yang menggunakan ubur-ubur sebagai salah satu bahan utama karena kandungan baik di dalamnya.
3. Baik untuk Jantung
Baca Juga: Remaja di Aceh Tersengat Ubur-ubur Saat Mandi di Pantai
Asam lemak tak jenuh ganda atau PUFA dan asam lemak omega-3 dalam ubur-ubur mampu mengurangi kolesterol LDL jahat yang dapat mengurangi risiko gangguan jantung. Ubur-ubur yang rendah kalori dan karbohidrat tentu dapat menyehatkan jantung.
4. Sumber Selenium
Selenium merupakan mineral penting untuk melindungi sel-sel dari stres oksidatif dan mampu mengurangi risiko penyakit kanker, alzheimer, dan penyakit jantung. Meski demikian, masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai hal ini.
Meskipun ubur-ubur dikenal memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan tubuh, Anda diharapkan untuk selalu waspada terhadap bakteri yang menempel. Bakteri patogen pada ubur-ubur harus dibersihkan dengan tepat untuk menghindari dari risiko alergi yang disebabkan oleh hewan ini.
Ubur-ubur cenderung cepat membusuk jika berada terlalu lama di suhu ruangan. Oleh karenanya, disarankan untuk segera membersihkan, mengawetkan, mengasinkan, menyimpan di dalam lemari es dan bahkan langsung memasaknya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga
-
Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan
-
Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal