Suara.com - Penggemar drama Korea semestinya sudah familiar dengan tteokbokki. Makanan khas Korea tersebut kini juga sudah semakin mudah ditemukan di Indonesia.
Tteokbokki terbuat dari bahan utama tepung beras. Bumbu gochujang berwarna merah juga menjadi ciri khas dan memberikan rasa yang bikin ketagihan banyak orang.
Walau kalorinya terbilang tinggi, tteokbokki tetap mempunyai beberapa manfaat bagi tubuh. Merangkum Hello Sehat, berikut manfaat makan tteokbokki.
Meningkatkan metabolisme tubuh
Sensasi pedas dari bumbu gochujang disebut bisa mempercepat metabolisme tubuh. Zat capsaicin yang terdapat pada cabai memang dipercaya merangsang pengeluaran energi.
Meski demikian, tentunya hal tersebut perlu diimbangi dengan pola makan sehat dan olahraga teratur. Dengan begitu, sistem metabolisme tubuh dapat bekerja secara optimal.
Mencegah penyakit jantung
Bumbu gochujang pada sajian tteokbokki terbuat dari bubuk cabai yang ternyata bisa membantu melindungi dan menjaga kesehatan jantung.
Sebuah penelitian dalam jurnal Nutrition & Metabolism menyebutkan bahwa gochujang terbuksi mampu menurunkan lemak perut dan kadar trigliserida yang menjadi faktor risiko penyakit jantung.
Baca Juga: 5 Manfaat Sayur Kubis untuk Kesehatan, Makannya Jangan Digoreng!
Membakar lemak
Senyawa capsaicin dalam bumbu gochujang juga bisa meningkatkan pembakaran lemak dalam tubuh. Pada akhirnya, ini bisa membantu Anda menurunkan berat badan.
Sumber karbohidrat
Tteokbokki juga bisa menjadi salah satu alternatif pengganti nasi karena terbuat dari tepung beras yang mengandung karbohidrat.
Itulah beberapa manfaat makan tteokbokki untuk kesehatan. Meski punya banyak khasiat untuk tubuh, bukan berarti Anda bisa menyantapnya sembarangan. Anda tetap tidak disarankan untuk terlalu mengonsumsi makanan khas Korea ini.
Jika Anda sangat menyukai tteokbokki, jangan lupa untuk selalu mengimbanginya dengan makanan sehat, terutama protein dan sayuran agar kesehatan tetap terjaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?