Suara.com - Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL), saat ini sedang menjadi sorotan publik. Hal ini terjadi setelah rumah dinasnya digeledah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk kepentingan penyelidikan lantaran adanya dugaan kasus korupsi di Kementerian Pertanian (Kementan). Bahkan dikatakan Mentan Syahrul Yasin Limpo sudah ditetapkan sebagai tersangka pada (28/9/2023). Atas kejadian ini, banyak yang penasaran dengan profil ayah Syahrul Yasin Limpo.
Sebagaimana diketahui bahwa Syahrul Yasin Limpo menjabat sebagai Menteri Pertanian yang diangkat oleh Presiden Jokowi sejak tahun 2019, yang berasal Partai Nasdem. Sebelum diangkat menjadi menteri pertanian, Syahrul Yasin Limpo merupakan Gubernur Sulawesi Selatan selama dua periode berturut-turut sejak tahun 2008 sampai 2018.
Syahrul mengawali karirnya dalam dumia politik mulai dari tingkat terbawah yaitu sebagai lurah di salah satu daerah Gowa, Sulawesi Selatan pada tahun 1980. Setelah itu, berangsur-angsur karirnya semakin melejit hingga naik menjadi camat, kepala seksi, kepala bagian, Sekda sampai sebagai Bupati Gowa selama dua periode dari tahun 1994 hingga 2002.
Selesai mengemban tugasnya menjadi seorang Bupati, alumni Universitas Hasanuddin tersebut kemudian maju sebagai Wakil Gubernur pada Pilkada tahun 2003. Lalu pada akhirnya ia menang untuk mendampingi Amin Syam.
Ayah Syahrul Yasin Limpo
Syahrul Yasin Limpo adalah pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, 16 Maret 1955. Sosok Syahrul saat ini sudah menginjak usia 69 tahun.
Terkuak bahwa ia berasal dari salah satu keluarga terpandang di Indonesia. Syahrul Yasin Limpo adalah anak kedua dari pejuang kemerdekaan Republik Indonesia Muhammad Yasin Limpo.
Muhammad Yasin Limpo menikah dengan Nurhayati Yasin Limpo. Keduanya dikaruniai tujuh orang anak salah satunya yaitu Syahrul. Muhammad Yasin Limpo atau lebih akrab disapa dengan M. Yasin Limpo atau Yasin Limpo ini lahir pada 17 April 1924 dan meninggal pada 4 Agustus 2009 lalu.
Yasin Limpo diketahui sebagai salah satu tokoh pejuang kemerdekaan yang menentang pemerintahan Hindia Belanda ada di daerahnya, Sulawesi Selatan. Yasin Limpo merupakan sosok di balik organisasi intelijen atau disebut juga dengan mata-mata yang disebut Pasukan Rahasia Republik Indonesia Sulawesi (PARRIS).
Menjabat sebagai pimpinan di PARRIS, ia memiliki julukan pemimpin pasukan Garudaya. Adapun kata Garudaya sendiri berasal dari Garuda, lambang kejantanan oleh para pejuang yang memiliki kemampuan untuk terbang cepat kesana kemari serta memberi informasi kepada pejuang lainnya terkait pergerakan para musuh.
Sebagai pelopor organisasi intelijen PARRIS, ia kemudian direkrut untuk menjadi anggota TNI. Lalu pada tahun 1962, Yasin Limpo menjabat sebagai Bupati Maros serta sempat menjadi Kepala Badan Pelaksanaan Harian (BPH) di Kantor Gubernur Sulawesi Selatan dan Tenggara setelah masa jabatannya selesai.
Ayah Syahrul Yasin Limpo ini juga jafi Kolonel Purnawirawan NRP 17653, Purnawirawan Kodam XIV/Hasanuddin, dan salah satu mantan anggota Veteran PKRI Golongan A.
Sebagai sosok pahlawan kemerdekaan RI, Yasin Limpo mendapatkan tanda jasa berupa Bintang Sorindra, Bintang Gerilya, Lencana Bintang Tertinggi Gerakan Pramuka, Satyalancana Pengabdian 8, 16, dan juga 24 tahun.
Tak hanya itu, Yasin Limpo juga mendapatkan Satyalancana G.O.M III, IV, lalu ada Satyalancana Saptamarga, Satyalancana Satya Dharma, Satyalancana Satya Dwi, Satyalancana Satya Dwidya Sistha, dan juga Penghargaan Perang Dunia.
Nah itulah tadi ulasan mengenai ayah Syahrul Yasin Limpo, Menteri Pertanian yang terjerat kasus pengadaan barang, gratifikasi, dan pencucian uang. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Kini Terjerat Korupsi, Syahrul Yasin Limpo Pernah Kasih Petuah: Kalau Gak Mau Punya Masalah, Minum Baygon
-
Daftar Keluarga Syahrul Yasin Limpo yang Tersandung Korupsi, Ini Riwayat Kasusnya
-
Membela Diri, Rasamala dan Febri Ngaku Selalu Minta Mentan Syahrul Kooperatif ke KPK
-
Dua Eks Pegawai KPK Febri dan Rasamala Jelaskan Status Mereka di Dugaan Korupsi Mentan Syahrul
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga