Suara.com - Ukuran juga bentuk alat kelamin kerap dianggap jadi faktor penentu kepuasan hubungan seks. Tak heran kalau penis panjang dan besar juga vagina yang rapat kerap jadi idaman setiap pasangan.
Bila penis yang panjang bisa jadi penentu hubungan seks yang nikmat, memangnya berada dalamnya vagina untuk bisa 'menampung' organ vital pria tersebut?
Dikutip dari Medical News Today, penelitian memperkirakan kalau kedalaman rata-rata vagina sekitar 5 sampai 13 sentimeter. Sama halnya dengan panjang penis, kedalaman vagina juga tidak menentukan kepuasan seksual.
Selain itu, kedalaman dan bentuk vagina pada setiap perempuan bisa sangat bervariasi. Namun, variasi ukuran ini biasanya tidak terlihat pada orang yang memiliki vagina atau pasangan seksual.
Penelitian dari tahun 2010 kepada 656 perempuan berusaha menentukan rata-rata kedalaman vagina. Para peneliti menemukan kedalaman vagina berkisar antara 5–13 cm. Vagina sendiri merupakan saluran menuju leher rahim, jalur yang memisahkan antara rahim dengan vagina.
Ukuran dan kedalaman vagina bisa berubah dalam situasi tertentu. Misalnya saja, dapat meregang ketika dimasukan tampon, jari, atau penis. Saat terangsang juga lebih banyak darah mengalir ke vagina. Hal ini menyebabkan vagina memanjang dan leher rahim, atau ujung rahim, sedikit terangkat. Sehingga penis, jari, atau mainan seks bisa masuk lebih dalam ke vagina.
Meskipun vagina mengembang saat terangsang, penis atau mainan seks yang besar masih dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat berhubungan seks.
Beberapa jenis jaringan melapisi bagian dalam vagina, termasuk mukosa yang terdiri dari sel-sel khusus berfungsi untuk mengeluarkan cairan pelumas, yang membantu dinding vagina meregang.
Bagian luar vagina disebut vulva. Vulva meliputi labia minora dan mayora. Ini adalah bagian alat kelamin wanita yang mirip bibir. Penampilan vulva juga sangat bervariasi. Selain itu, labia mayora, yang merupakan “bibir” luar, panjangnya dapat bervariasi antara 4 sampai 11,5 cm, menurut sebuah penelitian pada tahun 2020.
Para peneliti juga menemukan panjang klitoris berkisar antara 0,4 sampai 2,1 cm, tetapi membengkak dan membesar saat terangsang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
5 Rekomendasi Bedak Tabur untuk Mengontrol Sebum, Wajah Bebas Kilap Seharian
-
Bye Wajah Kusam, Ini 5 Sunscreen untuk Meratakan Warna Kulit di Indomaret Mulai Rp20 Ribu
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Umur 40 Cocoknya Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Pilihan yang Bikin Awet Muda dan Fresh
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman
-
Paradoks Pekerja Indonesia: Paling Bahagia se-Asia Pasifik, Tapi Diam-Diam Banyak yang Burnout
-
5 Micellar Water di Indomaret yang Ampuh Hapus Makeup Waterproof, Tak Bikin Perih Mata
-
5 Rekomendasi AC Portable Low Watt: Hemat Listrik dan Praktis untuk Rumah