Suara.com - Dokumenter "Ice Cold: Murder, Coffee, and Jessica Wongso" yang dirilis Netflix 28 September 2023 membuat segala detail tentang kasus itu kembali dibahas di masyarakat. Deretan tokoh yang terlibat dalam kejadian hingga persidangan kini menjadi perhatian masyarakat, termasuk hakim Kisworo, hakim yang ditunjuk mengadili Jessica Wongso.
Hakim Kisworo dalam putusannya menetapkan bahwa Jessica Wongso terbukti bersalah telah membunuh Mirna Salihin dan menjebloskanya ke dalam jeruji besi selama 20 tahun.
Jessica Wongso sendiri telah menyatakan bahwa dia bukanlah pelaku di balik kematian Mirna, dan pengacara terkenal Hotman Paris Hutapea juga mengangkat isu ini, menilai bahwa bukti yang menghukum Jessica Wongso sangat lemah dan ada cacat hukum dalam proses persidangan.
Hotman Paris mengingatkan bahwa hukum mensyaratkan minimal dua bukti untuk mempidana terdakwa, sementara vonis dalam kasus Jessica Wongso tampaknya lebih bergantung pada keyakinan hakim.
Meskipun tanpa bukti yang kuat, Kisworo, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Majelis Hakim, memutuskan untuk menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Jessica Wongso. Namun, keputusan ini memicu kontroversi besar karena dianggap tidak didasarkan pada hukum yang kuat dan bukti yang memadai.
Jadi, siapakah Hakim Kisworo ini? Berikut adalah profil singkat Hakim Kisworo beserta rekam jejaknya:
Profil Hakim Kisworo
Kisworo, S.H., M.H, lahir pada 24 April 1958. Kisworo memulai karier sebagai hakim muda pada tahun 1985. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Negeri Bontang pada periode 2007-2009. Kemudian, ia ditugaskan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, tempat ia kemudian ditunjuk sebagai ketua majelis hakim dalam kasus kopi sianida yang kontroversial.
Kisworo telah menjalani karier yang panjang di dunia peradilan sejak awal kariernya sebagai hakim muda. Namun, nama dan tindakan kontroversialnya dalam kasus Jessica Wongso telah membuatnya menjadi perbincangan publik yang terus berlanjut.
Setelah menjatuhkan vonis kepada Jessica Wongso, Kisworo dipindahkan ke Pengadilan Tinggi Manado pada tahun 2018. Namanya kembali mencuat ke publik setelah film dokumenter tentang kasus Jessica Wongso dirilis oleh Netflix Indonesia.
Kasus ini terus memunculkan pertanyaan tentang keputusan yang diambil dalam sistem peradilan, dan Hakim Kisworo tetap menjadi salah satu tokoh pusat dalam perdebatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara