Suara.com - Belum lama ini heboh penutupan TikTok Shop karena dipenuhi produk dari China yang merusak ekosistem penjualan toko offline Indonesia. Kini heboh pedagang Tanah Abang ingin ecommerce atau situs belanja online ditutup.
Akibat permintaan ini Tanah Abang viral di Twitter, bahkan sebagian besar netizen tidak setuju dengan aspirasi ini, apalagi diakui banyak orang menemui kendala saat berbelanja ke pasar Tanah Abang, salah satunya pungutan liar (pungli) saat parkir kendaraan.
"Kita sih agak kurang setuju ya kombinasi media sosial aama e-commerce cuman gara-gara Tanah Abang sepi, karena realitanya kalau belanja disana tuh ya kaya gini (ada Pungli)," tulis @PolJokesID, dikutip suara.com, Selasa (10/10/2023).
Dalam cuitan akun tersebut dilampirkan juga salah satu keluhan netizen yang berkunjung ke Pasar Tanah Abang, salah satunya di wilayah parkir resmi tetap dimintai biaya tambahan petugas parkir di wilayah pasar tersebut.
"Pas pertama mau parkir ada oknum yang narikin parkir liar ditarik Rp 35 ribu, no tawar-tawar. Padahal udah bayar parkir resmi juga yang pakai tiket," ujar salah satu akun facebook centang biru yang dilampirkan @PolJokesID.
"Akhirnya, nggak jadi parkir di dalam dan nyoba parkir di luar area. Eh di sini malah parah lagi, dimintai Rp 50 ribu dong per mobil, Kalau gini, siapa yang mau belanja di sini. Giliran sepi, teriak-teriak, nyalahin e-commerce, lucu," keluh akun tersebut lagi.
Akibat fenomena parkir liar di Pasar Tanah Abang ini yang dituding membuat orang malas belanja ke pasar offline. Alhasil, banyak netizen yang berharap pembahasan parkir liar bisa menjadi viral sehingga bisa kembali diurus dan dibenahi pemerintah.
"Mereka mengurus suatu hal kalau viral doang kan? Coba ini viralin lagi soal parkir liar, harusnya sih bakal diurus juga ya dalam waktu dekat," komentar @GALEONNNN.
Namun terlepas dari pembahasan Pasar Tanah Abang, fenomena pasar offline sepi juga dialami nyaris seluruh pasar di Indonesia, karena murahnya produk yang dijual di TikTok Shop. Bahkan para pedagang kecil ini harus berhadapan dengan artis yang melakukan Live TikTok, yang punya privilege berupa followers yang banyak.
Baca Juga: Usai TikTok Shop, Kini Pedagang Tanah Abang Ngelunjak Minta Ecommerce Dihapus
"Nggak hanya Tanah Abang aja yang bikin Tiktok ditutup. Tapi banyak pasar-pasar di Indonesia, mungkin kelontongan depan rumah. Kalah sama murahnya TikTok shop. Mau ngelive, kalah sama artis," ujar @NyaiiBubu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Cushion Anti Luntur saat Berkeringat, Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026
-
Beda Sepatu Lari dan Sepatu Jalan Kaki, Jangan Sampai Keliru Memilihnya
-
Concealer untuk Mata Panda Warna Apa? Ini Tips Memilih dan 5 Rekomendasinya
-
5 Jenis Pompa Air Sesuai Kedalaman Sumur, Ketahui agar Tidak Salah Beli
-
Apakah Pompa Air Boleh Nyala Terus? Ini Cara Merawat yang Benar agar Awet
-
4 Kipas Angin Hemat Listrik yang Sejuk dan Ramah Tagihan Bulanan, Andalan saat Cuaca Panas
-
7 Jersey Original Murah Piala Dunia 2026: Mulai Rp300 Ribuan, Asli Adidas dan Nike!
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari Lokal Cushion Empuk, Melindungi Lutut Pelari Big Size
-
3 Sunscreen di Bawah Rp20 Ribu dengan SPF Tinggi, Anti-Kantong Kering In This Economy
-
Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha