Suara.com - Sudah 7 tahun Jessica Wongso mendekam di balik jeruji besi Lapas Pondok Bambu. Sekal tahun 2016 lalu, ia harus menjalani masa hukumannya selama 20 tahun karena kasus kopi sianida yang menewaskan sahabatnya Wayan Mirna Salihin.
Pengacaranya, Otto Hasibuan pun mengungkap kondisi terkini Jessica Wongso selama mendekam di penjara.
Di balik tembok lapas yang dikhususkan untuk narapidana perempuan tersebut, wanita yang baru saja merayakan ulang tahunnya yang ke-35 ini menjalani hari-harinya.
Otto Hasibuan yang rutin menjenguk kliennya tersebut mengatakan bahwa Jessica banyak melakukan hal positif di dalam bui.
Kemampuannya sebagai warga yang sepuluh tahun tinggal di Australia ia pergunakan untuk mengajar bahasa Inggris bagi rekan-rekannya sesama narapidana.
"Dia pintar, di sana memberikan pelajaran bahasa Inggris kepada narapidana di penjara," ungkap Otto Hasibuan.
Tak hanya kecerdasan berbahasa, Jessica Wongso juga mengembangkan bakatnya sebagai desainer di dalam penjara.
"Dia menjadi desainer di sana. Tidak ada hal yang buruk tentang dia. Sangat positif sekali," kata Orro.
Tak cukup di situ, beredar pula video Jessica Wongso yang cukup terampil merajut di sosial media. Dalam isi surat yang viral pun, Jessica mengungkapkan akan menghadiahi salah satu sahabatnya rajutan buatannya.
Baca Juga: Sudah Nikah Lagi, Suami Mirna Terganggu dengan Film Dokumenter Kopi Sianida: Ini Membuka Luka Lama
Meski harus menjalani 20 tahun masa hukuman dan semua upaya banding, kasasi, hingga Peninjauan Kembali ke Mahkamah Agung ditolak, Jessica tetap bersikeras dirinya bukan pembunuh Mirna.
Kasusnya membuat Netflix tertarik untuk membuat film dokumenter. Hasilnya, film Ice Cold: Murder, Coffee dan Jessica Wongso pun ramai jadi pembicaraan, membuka kembali kenangan publik atas persidangan demi persidangan yang berlangsung sejak Januari hingga Oktober 2016 tersebut.
Berita Terkait
-
Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke Jessica Wongso, Adab Baim Wong Tuai Pro Kontra
-
Kasus Mirna Selesai, Lemkapi: Peristiwa di Film Berbeda Jauh dengan Fakta
-
Jessica Wongso Pilih Menderita di Sel Tikus Ketimbang Ngaku Bunuh Mirna: Teroris Aja Menyerah
-
Sangat Tenang Selama Proses Hukum, Prof Eddy Sebut Jessica Wongso Punya Kepribadian Ganda: Dia Bisa Baik Banget, Tapi...
-
Sudah Nikah Lagi, Suami Mirna Terganggu dengan Film Dokumenter Kopi Sianida: Ini Membuka Luka Lama
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement
-
Singapura Tahan Indonesia: Garuda Terhenti, Wasit Oman Dituding Biang Kerok