Suara.com - Isu soal dugaan kasus promosi judi online yang menyeret nama konten kreator sekaligus streamer game Steven Kurniawan atau akrab dikenal dengan nama Marsha Ozawa kembali mencuat.
Mantan atlet pro player asal Palembang ini pun diduga mempromosikan judi online saat dirinya sedang melakukan streaming game beberapa waktu lalu. Namun, hal ini pun dibantah oleh Steven melalui video terbaru di kanal Youtubenya yang berjudul "Klarifikasi dan Permintaan Maaf" yang diunggahnya pada Selasa, (10/10/2023) kemarin.
Dalam video tersebut, Marsha pun mengungkap dirinya kerap kali menolak adanya tawaran kerjasama promosi judi online hingga menggaungkan campaign stop berjudi.
Meskipun sudah terang-terangan membantah tuduhan promosi judi online yang ditujukan kepadanya, namun Marsha sendiri mengaku dirinya siap dipanggil pihak kepolisian jika memang diperlukan.
Kasus dugaan promosi judi online sendiri bukanlah kontroversi pertama yang menyeret nama Marsha Ozawa. Streamer ini pun kerap kali mendapatkan atensi masyarakat lantaran isi konten dan tindakannya yang kerap menimbulkan kontroversi.
Lalu, apa saja kontroversi Marsha Ozawa? Simak inilah selengkapnya.
1. Memutuskan keluar dari RRQ
Sejak awal debut Marsha di dunia e-sports, pria yang juga akrab dengan panggilan Papa Steve ini dikenal sebagai punggawa klub RRQ. Namun di tahun 2018, Marsha memutuskan untuk keluar dari RRQ.
Keputusannya ini membuat kontroversi lantaran dirinya baru saja mengantarkan klub e-sports tersebut sebagai juara dalam beberapa turnamen.
Baca Juga: Terjerat Pinjol karena Sepi Job, Bedu Terpaksa Jual Rumah Rp5,5 Miliar
Marsha pun mengaku dirinya tidak memiliki masalah apapun di RRQ, namun ia mengaku hal tersebut menjadi hal terbaik untuk karir RRQ selanjutnya.
2. Kembali keluar dari grup EVOS
Setelah dari RRQ, Marsha pun dikabarkan bergabung dengan klub e-sports papan atas EVOS. Tak begitu lama bergabung dengan EVOS, Marsha kembali muncul di publik dengan kontroversi dirinya yang memutuskan keluar dari klub tersebut.
Tak sendirian, Marsha bersama rekannya Jonathan "Emperor" pun memutuskan hengkang dari klub top tersebut setelah menjalani MPL ID Season 2 di penghujung tahun 2018. Hal ini diungkap Marsha terjadi karena adanya ketidakcocokan antara pihaknya dan pihak manajemen EVOS.
"Jadi EVOS tim ML itu sudah kalah terus sebelum MPL ID S2 sampai akhirnya kita ngerasa sudah nggak cocok satu sama lain. Terus akhirnya memutuskan buat main bareng terakhir kalinya untuk MPL ID S2 aja," ungkap Marsha.
Belakangan diketahui, tim ML EVOS pun akhirnya dibubarkan oleh sang owner tim ML EVOS, Erick Herlangga.
Berita Terkait
-
Profil dan Biodata Marsha Ozawa, Pro Player E-Sport Heboh Promosikan Judi Online
-
Kominfo Ultimatum Induk Facebook soal Konten Judi Online, Ancam Lapor Polisi Jika Masih Cuek
-
Semakin Marak di Kalangan Streamer, Berikut Daftar Game Judi Online yang Diblokir Kominfo
-
Terjerat Pinjol karena Sepi Job, Bedu Terpaksa Jual Rumah Rp5,5 Miliar
-
Padahal Dipecat dari PDIP Gegara Main Judi Slot, Cinta Mega Malah Nyaleg Lewat PAN Usai Janji Mau Tobat
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim