Suara.com - Kasus kopi sianida yang menewaskan Wayan Mirna Salihin terus jadi perhatian publik. Bahkan terdakwa pembunuhan, Jessica Kumala Wongso dibandingkan dengan sosok legenda OJ Simpson, siapa dia?
Fakta ini diungkap Pakar dari Indonesia Broadcasting Commision, Hardly Stefano yang tidak menyangka kasus pembunuhan berencana 2016 silam, mendapat perhatian yang sangat besar bahkan sebanding dengan kasus yang melibatkan mantan atlet OJ Simpson.
"Belum pernah ada kasus sedemikian rupa yang menarik perhatian publik begitu besar. Kasus kopi sianida ini mungkin bisa dibandingkan dengan OJ Simpson," ujar Hardly mengutip film dokumenter Netflix Ice Cold, Kamis (12/10/2023).
Namun Hardly menganggap sangat wajar kasus OJ Simpson, mengingat sosoknya adalah tokoh publik sebagai legenda pemain sepakbola. Ditambah karirnya sangat melesat di American Football.
"Tapi OJ Simpson ini , kan adalah atlet profesional. Lagi-lagi OJ Simpson adalah publik figur, pertanyaanya kenapa hal ini bisa menjadi sangat menarik bagi masyarakat," jelas Hardly.
Berikut ini profil dan fakta menarik kasus OJ Simpson yang berhasil dirangkum suara.com:
1. Legenda American Football
Orenthal James atau OJ Simpson adalah atlet American Football kelahiran 9 Juli 1947 yang sudah pensiun. Ia terkenal sebagai legenda running back terhebat sepanjang masa National Football League (NFL).
OJ Simpson tenar di era 1970-an. Ia pernah membela Buffalo Bills (1969-1977) dan San Francisco 49ers (1978-1979). Bukan hanya atlet OJ Simpson juga terkenal sebagai aktor di berbagai film lag maupun komedi.
Baca Juga: Kesaksian Fristian Griec tentang Sisi Lain Jessica Wongso, Tak Banyak Diketahui Orang
2. Keruntuhan Karir karena Kasus Pembunuhan
Setelah bertahun-tahun membangun karir gemilang, karir OJ Simpson hancur begitu saja saat dirinya ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan mantan istrinya, Nicole Brown Simpson dan temannya Ronaldman pada 1994 silam.
Berkat kasus ini OJ Simpson dituding sebagai pembunuh berdarah dingin karena tetap mencium bibir mantan istrinya yang sudah membeku menjadi mayat, padahal ia dituding sebagai dalang pembunuhan.
3. Kondisi Mayat Istri dan Teman Menganaskan
Mantan istri dan temannya saat ditemukan polisi berkat anjing Ronaldman yang membuat keributan orang sekitar untuk melihat kondisi pemiliknya. Hasilnya kondisi keduanya dibiarkan terbaring di darah mereka sendiri.
Kondisi jenazah cukup mengenaskan karena korban ditikam secara brutal di leher, kepala dan dada. Bahkan hingga menyebabkan laring terbuka dan tulang belakang ikut terpengaruh.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 5 HP Murah RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan di Akhir Maret 2026
- Harga Mobil BYD per Maret 2026: Mulai Rp199 Jutaan, Ini Daftar Lengkapnya
Pilihan
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
Terkini
-
Harga Lipstik Guerlain Berapa? Ini 5 Pilihan Termurahnya
-
5 Rekomendasi Sunscreen untuk Anak yang Aman dan Nyaman Digunakan
-
5 Rekomendasi Regulator Gas Double Lock, agar Masak Lebih Irit Bahan Bakar
-
Ternyata Begini Sejarah Istilah Cat Hijau Miskin, padahal Nama Aslinya Keren
-
Berapa Hari Pemakaian Gas Elpiji 3 Kg? Simak Caranya untuk Lebih Hemat
-
7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
-
Intip Harga Perabotan di Rumah Baru Tasya Farasya: Bathtub Seharga Mobil hingga Tempat Sampah UMR
-
Pakai Sunscreen Dulu atau Primer Dulu? Ini Urutan yang Tepat
-
Bolehkah Sunblock dan Sunscreen Dipakai Bersamaan? Ini Penjelasan dan 6 Rekomendasinya
-
Rekam Jejak Mayjen TNI Bosco Haryo Yunanto, dari Lulusan Akmil 1994 hingga Jadi Wakabais TNI