Suara.com - Presiden Jokowi telah resmi menunjuk Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Ad Interim yang menggantikan posisi Luhut Binsar Pandjaitan yang kini sedang menjalani perawatan kesehatan.
Erick pun ditunjuk untuk melaksanakan tugas harian dalam organisasi Kemenkomarves sementara hingga Luhut dinyatakan pulih dan kembali aktif bertugas sebagai Menko Marves.
Kondisi kesehatan Luhut Binsar yang terus menurun hingga Jumat (16/10/2023) kemarin membuat mantan Menko Polhukam tersebut harus dilarikan ke rumah sakit dan diterbangkan ke Singapura demi mendapatkan perawatan intensif.
Hal ini juga sempat disampaikan Luhut lewat Instagram pribadinya yang mengungkap bahwa dirinya sedang menjalani perawatan dan tidak diperbolehkan melakukan aktivitas berat termasuk bekerja.
Hal ini membuaf Presiden Jokowi akhirnya menunjuk Menteri BUMN Erick Thohir untuk sementara mengambil alih kepemimpinan Kemenko Marves.
Lalu, apa saja tugas Erick Thohir dalam menggantikan posisi Luhut? Simak inilah selengkapnya.
1. Menjalankan tugas rutin administratif
Sebagai Menteri Ad Interim, Erick Thohir hanya memiliki tugas untuk menjalankan tugas harian administratif seperti menerima laporan harian atau mingguan dari pejabat Kemenko Marves, melakukan kunjungan kerja, dan urusan administratif lainnya. Hal ini dikarenakan Menteri Ad Interim tidak memiliki hak definitif untuk menjalankan tugas dengan memberikan keputusan strategis.
2. Melakukan koordinasi dengan para staf dan pimpinan Kemenko Marves
Meskipun tidak memiliki hak definitif untuk membuat keputusan, namun Erick Thohir memiliki kewajiban untuk melakukan koordinasi dengan para staf dan pimpinan Kemenko Marves untuk melanjutkan program yang sedang berjalan di Kemenko Marves. Erick juga wajib menerima laporan dari para staf dan pimpinan Kemenko Marves sebagai bentuk evaluasi organisasi dalam jangka waktu tertentu.
3. Pegang beberapa jabatan Luhut
Tak hanya itu, Erick pun juga diemban amanah untuk memegang beberapa jabatan penting yang sebelumnya dilimpahkan kepada Luhut. Seperti diketahui Luhut memang menangani beberapa bidang hingga mendapat julukan 'Menteri Segala Urusan'.
Sebut saja seperti Ketua Tim Nasional Peningkatan Penggunaan Produk dalam Negeri (P3DN), Ketua Pengarah Satgas Industri Sawit, Koordinator Penanganan Polusi DKI Jakarta, dan juga Ketua Satuan Tugas Peningkatan Tata Kelola Industri Kelapa Sawit dan Optimalisasi Penerimaan Negara.
Luhut yang kerap kali diberikan tugas tambahan oleh Presiden Jokowi saat ini juga masih aktif menjabat di berbagai program pemerintah lain, seperti Ketua Tim Gernas BBI, Ketua Dewan Pengarah Penyelamatan 15 Danau Prioritas Nasional, Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB), dan jugaKetua Dewan Sumber Daya Air Nasional.
Jabatan tersebut pun kini harus dilimpahkan ke Erick Thohir mengikuti instruksi Presiden Jokowi yang telah menunjuk Erick sebagai Menko Marves Ad Interim.
Berita Terkait
-
Media Vietnam Anggap Erick Thohir Ngajak 'Perang' usai Bahas Kemenangan Telak Timnas Indonesia atas Brunei
-
Seberapa Serius Nathan Tjoe-A-On Dinaturalisasi Dibongkar Erick Thohir
-
Adu 'Spek' Gibran vs Erick Thohir, Siapa Lebih Layak Jadi Cawapres Prabowo?
-
Survei: Erick Thohir Dijagokan Jadi Cawapres Prabowo Subianto, Kalahkan Gibran
-
Media Italia Soroti Keinginan Erick Thohir Bawa Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan