Suara.com - Perdebatan jenazah Wayan Mirna Salihin berwarna biru dan merah masih jadi buah bibir masyarakat. Kira-kira, apa ya sebab jenazah berubah warna setelah meninggal?
Ayah Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin bersikukuh jenazah putrinya berwarna merah yang merupakan salah satu tanda seseorang meninggal karena keracunan sianida. Sedangkan Ahli Patologi Forensik DNA, Dr. Djaja Surya Atmaja mengaku melihat jenazah Mirna berwarna biru, dua jam setelah kematian korban.
Pernyataan ini disampaikan Dr. Djaja saat jadi saksi ahli persidangan pada 2016 silam, hasilnya banyak masyarakat yang mulai ragu Mirna meninggal karena keracunan sianida. Apalagi belakangan, Edi kedapatan menyebarkan foto jenazah putrinya yang berwarna merah.
"Sebelum saya bersaksi, itu beredar foto mukanya Mirna setelah meninggal yang mukanya biru. Orang yang meninggal karena sianida HbO2-nya tinggi Pak. HbO2-nya tinggi, artinya dia sebenarnya bukan biru pak, jadi merah. Begitu saya ngomong orang sianida mukanya merah, beredar muka yang sama dengan mukanya udah jadi merah," ujar Dr. Djaja di hadapan hakim mengutip film dokumenter Netflix Ice Cold, Jumat (13/10/2023).
HbO2 atau oksihemoglobin adalah hemoglobin yang mengikat oksigen. Setiap eritrosit mengandung sekitar 250 juta molekul hemoglobin.
Melansir Science Direct, perubahan warna pada jenazah setelah meninggal disebut dengan livor mortis atau hipostasis yaitu pengumpulan darah dalam tubuh akibat gravitasi dan kurangnya sirkulasi darah akibat terhentinya aktivitas jantung.
Kondisi livor mortis ini secara kasat mata terlihat seperti lebam, tapi kondisi ini tidak disebabkan oleh benturan melainkan karena turunnya aliran darah ke bagian tubuh paling bawah, akibat gaya gravitasi setelah jantung berhenti memompa.
Melansir Hello Sehat, berikut ini beberapa penyebab lebam atau kulit berubah warna setelah meninggal:
1. Usia Orang meninggal
Baca Juga: Merasa Jessica Wongso Dizalimi, Ibunda Sebut Mirna Meninggal Imbas Keteledoran Suami
Lebam lebih mudah muncul bila orang yang meninggal adalah anak-anak atau lansia. Pasalnya, mereka memiliki kulit yang lembut dan tipis.
2. Pukulan Benda Tumpul
Lebam yang muncul setelah seseorang meninggal dapat berasal dari pukulan benda tumpul. Biasanya, pukulan benda tumpul akan menimbulkan lebam berbentuk silindris panjang.
3. Meninggal karena Penyakit
Penyakit yang diderita seseorang semasa hidupnya dapat menjadi penyebab lebam saat ia meninggal. Penyakit ini biasanya berkaitan dengan sirkulasi darah dan jaringan ikat, seperti hipertensi, penyakit jantung, gangguan produksi kolagen, dan sebagainya.
4. Meninggal karena Racun
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
Pilihan
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
-
H-135 Kick Off Piala Dunia 2026, Dua Negara Ini Harus Tempuh Perjalanan 15.000 KM
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Paling Murah, Cocok buat Gaming dan Multitasking
-
Kenaikan Harga Emas yang Bikin Cemas
Terkini
-
POLLING: Lihat Begal Beraksi, Kamu Pilih Tabrak atau Pura-Pura Tidak Tahu?
-
Sertifikat Tanah Elektronik Apakah Wajib Dibuat Mulai 2026?
-
7 Gamis Terbaru 2026 Simple Elegan, Rompi Lepas Akan Jadi Tren!
-
POLLING: Mudik 2026 Kamu Naik Apa?
-
5 Krim Malam Lokal untuk Atasi Kulit Kendur Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai dari Rp20 Ribuan
-
Dari Jalur Ringan Hingga Ekstrem: Ini Dia Sepatu Hiking Terbaru yang Dirancang untuk Semua Tantangan
-
Handbody Apa yang Bisa Menghilangkan Bekas Luka? Cek 7 Rekomendasinya
-
Jadwal Penukaran Uang Baru 2026, Cek Tata Cara dan Syaratnya
-
Rahasia Kece ala Ummi Quary: Mandi Bukan Sekadar Wangi, Tapi Harus Kasih Nutrisi!
-
7 Bedak Anti Geser untuk Pengendara Motor, Tahan Lama Seharian