Dalam video yang beredar tersebut, terlihat Rauf yang sedang membersihkan kotoran sapi dari kandang. Tak sedikitpun terlihat raut jijik dari wajah Rauf.
Justru sebaliknya, Rauf begitu semangat dan telaten melakukan pekerjaannya tersebut.
Armand mengungkapkan, bahwa Rauf bekerja membersihkan kandang sapi setiap hari. Hal ini dilakukan Rauf agar ia bisa makan dan juga bertahan hidup.
Dalam video lain Armand mengungkapkan, Rauf kerap tidur di atas kandang sapi saat lelah dan ingin istirahat.
"Teman-teman saja akan tunjukkan tempat dimana M Rauf (tidur), di sini ya sebelum dibongkar," ujar Armand sambil memperlihatkan loteng di atas kandang sapi.
Armand menunjukkan bagian loteng ala kadarnya yang disusun dari kayu-kayu untuk tempat tidur Rauf. Ia juga menunjukkan tangga yang dipakai Rauf naik ke atas kandang sapi.
"Dia biasa tidur di sini sehari-hari, ini tangganya. Saya tidak tahu malam itu bakal pulang ke rumah ibunya. Kalau seandainya tidak pulang mungkin tidak terbunuh," imbuhnya.
Armand menjelaskan kalau tidak di atas kandang sapi, Rauf biasanya istirahat di rumah seberang. Tapi bocah 13 tahun itu selalu inginnya tidur di atas kandang sapi tersebut.
"Satu hari sebelum terbunuh dia selalu setiap hari bersihin kandang," tulis Armand.
Baca Juga: Viral Teriak 'Mati Lu sama Gue', Kasus Siswa SMA di Tangerang Aniaya Teman di Kelas Berakhir Damai
Tapi ntah kenapa, pada hari Selasa (3/10/2023), Rauf mendadak memutuskan untuk pulang ke rumah ibunya.
Takut diusir dan juga dimarahi, Rauf pun akhirnya memutuskan masuk ke rumah melalui atap. Namun siapa sangka aksi Rauf itu ketahuan oleh kakeknya.
Berawal dari situ, Rauf menerima penganiyaan dari kakek, Ibu, dan pamannya hingga pada akhirnya ia ditemukan tewas di irigasi. Rauf banyak menerima luka di bagian kepala karena benturan benda tumpul.
Dari hasil penyelidikan polisi, Nurhani tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri karena dianggap sering mengganggu sang anak. Selain itu, Nurhani mengaku jika Rauf terus merengek minta dibelikan handphone.
Kini ketiga tersangka tengah menjalani hukuman di Satreskrim Polres Indramayu. Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar mengungkapkan, bahwa ketiga tersangka disangkakan dengan Pasal 80 ayat (3) dan ayat (4) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak dan atau Pasal 44 ayat (3) UU RI Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Tangga (PKDRT).
Nah itulah tadi ulasan tentang sosok Rauf bocah 13 tahun sehari sebelum dibunuh ibunya. Semoga kasus ini tidak terulang dan menjadi pelajaran bagi kita semua.
Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari
Berita Terkait
-
Pelaku Bully Mahasiswi UIN Jambi Keciduk, Ngakunya Hanya Main Tombol Lift, Kok Korban yang Minta Maaf?
-
Bocah 7 Tahun di Malang Jadi Korban Penganiayaan Keluarga Sendiri, Ayah Kandung Hingga Ibu Tiri Lakukan Hal Keji Ini
-
Jasad Dibuang di Saluran Irigasi, Bocah 13 Tahun di Indramayu Tewas Dibunuh Ibu Kandung
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Tips Memilih Hunian Premium, Tak Lagi Sekadar Lokasi Tapi Juga Pengalaman Hidup
-
5 Zodiak yang Bakal Bertemu Cintanya Pada Juni 2026, Anda Salah Satunya?
-
Berapa Harga Tiket Piala Dunia 2026? Ini Daftar Harganya di AS, Meksiko, dan Kanada
-
Jerawat Tak Lagi Hanya Diobati dari Permukaan, Teknologi Laser Kini Sasar Sumber Masalahnya
-
Profil Dr. Timothy Astandu, Orang Indonesia Pertama yang Menjelajahi 197 Negara
-
Terpopuler: Sosok Alexandra Askandar hingga Cara Nonton Piala Dunia 2026 di Indonesia
-
Menggambar dan Mewarnai, Cara Menyenangkan Asah Kreativitas Anak Sejak Dini
-
5 Lip Balm Paling Laris dengan Review Positif untuk Lembapkan Bibir Kering
-
5 Moisturizer Lokal Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas menurut Review dan Harga
-
Fandom Mark Lee Salurkan 5 Hewan Qurban untuk 300 Warga Pelosok Jawa Barat