Suara.com - Kondisi Mr P alias penis yang loyo sangat mempengaruhi kualitas seks juga mungkin kepercayaan diri pria. Sebab hubungan seks tak bisa memuaskan bila Mr P sendiri malah tidak bisa 'berdiri'. Dalam istilah medis, kondisi seperti itu bisa jadi tanda dari disfungsi ereksi.
Pakar kesehatan seksual Profesor Geoff Hackett mengatakan kepada The Huffington Post bahwa ada lima gaya hidup yang paling umum sebabkan disfungsi ereksi.
Secara alami, disfungsi ereksi memang bisa terjadi seiring pria bertambah tua. Tetapi kondisi itu bisa semakin cepat terjadi saat masih usia produktif akibat sejumlah gaya hidup berikut ini:
1. Makanan Berlemak
Mengonsumsi makanan berlemak seperti lemak hewani jenuh, lemak trans, dan kolesterol dapat menyebabkan aterosklerosis pada jantung, yaitu ketika lemak menyumbat dinding arteri sehingga jadi menyempit. Kondisi terburuk yang bisa terjadi ialah dapat menyebabkan serangan jantung dan stroke.
2. Konsumsi Gula Berlebih
Mengonsumsi makanan yang manis-manis membuat gula darah naik dan menyebabkan pankreas memproduksi insulin untuk menurunkannya kembali.
“Semakin banyak gula yang Anda makan, semakin sering siklus ini terjadi dan semakin besar kemungkinan berdampak pada kesehatan seksual,” kata Hackett.
Ia juga menjelaskan bahwa disfungsi ereksi juga bisa jadi gejala diabetes. Sehingga sebaiknya lakukan pengecekan gula darah juga.
Baca Juga: Aku Update Maka Aku Ada: Menyoal Fenomena 'Fomo' pada Masyarakat Modern Zaman Kini
3. Pakai Narkoba dan Minum Alkohol
Meskipunalkohol menurunkan penghambatan, zat tersebut juga dapat meningkatkan tekanan darah dan kolesterol serta menurunkan testosteron, yang semuanya dapat memengaruhi kinerja seksual.
Hackett mengatakan bahwa steroid anabolik dan suplemen tertentu untuk kinerja atletik dan antidepresan juga dapat memengaruhi hasrat dan menunda ejakulasi.
4. Merokok
Nikotin dalam rokok bersifat vasokonstriktor, artinya membatasi aliran darah ke arteri. Hackett menyampaikan bahwa perokok berisiko alami disfungsi ereksi akibat rokok karena menyebabkan pembuluh darah kecil di penis tersumbat.
5. Stres Berlebih
Stres dapat memengaruhi hormon dan menurunkan libido, jelas Hackett. Stres dikaitkan dengan peningkatan kadar adrenalin yang menyebabkan kesulitan mempertahankan ereksi juga mempengaruhi produksi hormon seks, terutama testosteron, yang dapat menurunkan libido. Selain adrenalin, hormon stres kortisol juga mempengaruhi produksi testosteron.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
3 Serbuk Anti-Sumbat Saluran Air, Solusi Pipa Mampet Akibat Rambut
-
5 Air Cooler yang Dingin dan Hemat Listrik, Bikin Ruangan Sejuk Maksimal
-
3 Skincare Marina Bright Booster Harga Rp20 Ribuan, Pengguna Akui Ampuh Cerahkan Wajah
-
Gaji UMR Beli Sepatu Running Apa? Ini 3 Pilihan Terbaik Versi Dokter Tirta
-
3 Sabun Cuci Muka Marina yang Bisa Cerahkan Kulit Tanpa Rasa Ketarik, Lengkap Review Pengguna
-
5 Produk Lipstik Marina yang Ramah Kantong, Pembeli Akui Tak Bikin Bibir Kering
-
3 Benda Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cukup Disimpan di Saku
-
Lampu Emergency Tahan Berapa Lama? Ini Pilihan Bagus yang Awet 20 Jam
-
K-Beauty Makin Melokal, Hadirkan Shade Khusus untuk Kulit Perempuan Indonesia
-
4 Rekomendasi Sepatu Lari 910 Nineten untuk Daily Trainer: Nyaman, Responsif, Harga Ramah