Suara.com - Kemajuan teknologi digital, membawa banyak perubahan dalam berbagai segi kehidupan. Salah satunya ialah sektor pendidikan.
Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Kemendikbud RI, Dr. Sri Suning Kusumawardani, S.T., M.T., menyatakan bahwa transformasi digital dapat membantu pembelajaran untuk menjadi lebih efisien dan efektif tanpa sekat jarak dan waktu. Kemajuan itu menurutnya juga dapat meningkatkan layanan akademik yang lebih mudah diakses, serta meningkatkan layanan yang lebih infovatif.
Hal tersebut ia ungkapkan dalam MoodleMootTM Indonesia 2023 diselenggarakan di Universitas Bina Nusantara, Jakarta. Sementara itu, Director of BINUS CREATES, BINUS Higher Education, Prof. Firdaus Alamsjah, Ph.D, menyatakan, dalam upaya memfasilitasi dan memperkuat digitalisasi pembelajaran mandiri berbasis kompetensi di Indonesia ini, pihaknya ingin membangun ekosistem pembelajaran lifelong learning baik untuk industri atau perguruan tinggi.
COO dari GreatNusa by Bina Nusantara, Di sisi lain, Nita F. Pambudi, menambahkan bahwa digitalisasi pembelajaran mandiri online harus dibangun melalui learning experience yang baik dengan program blended learning.
"Selain itu juga butuh jalur belajar yang sesuai arah personalisasi karir dan business direction guna meningkatkan learning culture dan completion rate. Kesempatan ini sekaligus dapat mendukung program dari pemerintah untuk menggalakkan Merdeka Belajar," kata Nita.
Prof. Firdaus Alamsjah juga menjelaskan bahwa acara ini pada umumnya bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran pengetahuan di antara para pendidik dan profesional di sektor pendidikan dan korporasi. Peserta akan memiliki kesempatan untuk mempelajari perkembangan terbaru dalam teknologi pendidikan dan bagaimana memanfaatkannya secara efektif.
"Kemudian juga acara ini bertujuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh para pendidik dan institusi dalam beradaptasi dengan lingkungan pembelajaran digital. Ini akan memberikan wawasan praktis dan solusi untuk masalah umum," kata dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi