Suara.com - Almas Tsaqibbirru Re A menjadi topik perbincangan hangat di media sosial usai gugatannya dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK). Adapun dirinya mengajukan gugatan soal batasan usia minimal calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres).
Hasil putusan itu berisi bahwa MK memperbolehkan seseorang yang usianya di bawah 40 tahun untuk mendaftarkan diri sebagai calon presiden atau calon wakil presiden. Dengan catatan, orang ini perlu memiliki pengalaman menjadi kepala daerah.
Ketika melayangkan gugatan itu, Almas masih berstatus sebagai mahasiswa jurusan Hukum di Universitas Surakarta (Unsa). Sementara, ia tengah menunggu wisuda yang akan digelar Oktober nanti. Hal ini lantas membuat profil kampus tersebut turut dicari.
Profil Universitas Surakarta
Universitas Surakarta atau Unsa terletak di Kecamatan Jaten, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Tempat ini juga dikenal sebagai Kampus Bumi Bengawan, karena berada di seberang Sungai Bengawan Solo. Kampus ini adalah pengembangan dari Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA).
STIA dibangun pada 27 November 1995 di bawah naungan Yayasan Perguruan Tinggi Surakarta (YPTS). Saat itu hanya ada jurusan Ilmu Administrasi Negara dan Administrasi Niaga. Lalu, pada 1998, STIA Solo itu dikembangkan dan diganti namanya menjadi Universitas Surakarta.
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) pada 22 Oktober 1998, mengeluarkan surat keputusan bernomor 140/D/0/1998 tentang perubahan bentuk STIA Solo menjadi Unsa. Saat itu, program studi di kampus tersebut dikembangkan lebih banyak.
Unsa tercatat memiliki Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Sastra dan Bahasa, serta Fakultas Hukum. Ada pula Fakultas Teknologi Industri, Fakultas Teknik Elektro dan Informatika, hingga Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan.
Sejak tahun 2014, beberapa nama fakultas disesuaikan menjadi delapan kelompok. Mulai dariFakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Ekonomi, Fakultas Teknik, Fakultas Teknik Elektro dan Informatika, serta Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan Tata Ruang.
Baca Juga: Peluang Besar Jadi Cawapres, Gibran: Tunggu Pertemuan Saya Besok dengan Pimpinan PDIP
Lalu, di sana juga ada Fakultas Hukum, Fakultas Bahasa dan Sastra, serta Fakultas Pascasarjana. Kemudian, delapan fakultas yang tersedia di Universitas Surakarta atau Unsa itu membuka sejumlah program studi. Berikut daftar selengkapnya.
S1 Ilmu Administrasi Niaga
S1 Ilmu Administrasi Negara
D-III Komunikasi
S1 Akuntansi
S1 Manajemen
Berita Terkait
-
Peluang Besar Jadi Cawapres, Gibran: Tunggu Pertemuan Saya Besok dengan Pimpinan PDIP
-
MK Ubah Syarat Capres-Cawapres, Apa Itu 'Mahkamah Keluarga' yang Trending di Twitter?
-
Kesempatan Gibran Rakabuming Jadi Cawapres Terbuka Lebar, Memang Libra Cocok Jadi Pemimpin?
-
Media Asing Soroti Putusan MK: The Power of Jokowi Buka Jalan Buat Anaknya Jadi Cawapres
-
Perang Terbuka, Megawati Diduga Sedang Kumpulkan 'Borok' Jokowi untuk Diumbar ke Publik
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
Terkini
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Menembus Macet demi Langit Bersih: Catatan Acara Lintas Komunitas Kemenhub
-
Berawal dari Dapur Rumahan, Camilan BUNCY Kini Mendunia Bersama BRI
-
Terjaring OTT, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini tiba di KPK
-
Banyak Sekolah Rusak? Prabowo Janji Bereskan Semuanya Sebelum 2029
-
Gaji Bukan Hambatan, Pep Guardiola Berpeluang Tangani Timnas Italia
-
Pakar Jelaskan Soal BPA pada Galon Guna Ulang, Benarkah Berbahaya?
-
Green Label Jadi Tren Baru Bangunan, Material Ramah Lingkungan Semakin Diminati
-
Mendagri Tito Heran Banyak Kepala Daerah Kena OTT, Padahal Sudah Ikut Retret
-
Kriminolog: TPPU Pintu Masuk untuk Kasus Eks Jampidsus