Suara.com - Mahfud MD resmi diumumkan menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo. Saat pengumuman itu disampaikan oleh Ketua Umum PDI Perjuangan, nampak istri, anak, hingga cucu Mahfud MD ikut hadir di kantor DPP PDI-P di Jakarta.
Latar belakang keluarga Menko Politik, Hukum, dan Keamanan itu pun turut jadi perhatian. Diketahui bahwa Mahfud MD menikah dengan Zaizatun Nihajati pada tahun 1982. Mereka dikaruniai tiga orang anak, satu perempuan dan dua laki-laki. Menariknya, tak ada satu pun anak Mahfud MD yang ikut terjun ke dunia politik seperti sang ayah.
Berikut Suara.com rangkum profil ketiga anak Mahfud MD.
1. Mohammad Ikhwan Zein
Anak pertama Mahfud MD bernama Mohammad Ikhwan Zein yang lahir pada 15 Maret 1984. Dia berprofesi sebagai dokter olahraga hingga pernah menjabat sebagai Komite Medis PSSI periode 2016-2020.
Seperti ayahnya, Ikhwan juga lulusan Universitas Gadjah Mada saat meraih gelar sarjana kedokteran. Kemudian melanjutkan pendidikan spesialis kedokteran olahraga di Universitas Indonesia. Lalu mendapat gelar S3 atau doktoral dari University of Amsterdam, Belanda. Ikhwan telah menikah dan memiliki satu orang anak perempuan.
2. Vina Amalia
Anak kedua Mahfud MD ini mengikuti jejak kakaknya dengan menjadi dokter. Vina Amalia lahir pada 15 Juli 1989. Dia mengambil gelar sarjana kedokteran di Universitas Airlangga. Kemudian melanjutkan studi magister dengan program kedokteran klinik dan berhasil lulus pada September 2022 lalu. Dia kini resmi menyandang gelar dr. Vina Amalia, Sp., KFR. MKed., Klin.
Vina menikah dengan seorang dokter spesialis orthopaedi Angga Fiandana. Hal itu ikut mendorongnya untuk mengambil spesialis yang sama. Dia pun berencana akan ikut dengan suaminya menjadi dokter RSUD Probolinggo.
3. Royhan Akbar
Royhan Akbar menjadi anak bungsu Mahfud MD yang juga satu-satunya mengikuti jejak sang ayah sekolah hukum. Royhan menempuh gelar sarjana di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Kemudian melanjutkan program S2 di Columbia University, Amerika Serikat.
Pria kelahiran 8 Februari 1991 itu kini menjadi dosen di Fakultas Hukum UGM juga bekerja di firma hukum internasional HHP Law Firm sebagai konsultan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Cukup Ganti Lantai, Rumah Langsung Terlihat Baru Jelang Ramadan dan Idulfitri
-
Makna Imlek bagi Detektif Jubun: Menata Hati, Menjaga Integritas
-
Dari 2.000 Meter ke 30 Hektare: Kisah Rosita dan Hutan Organik yang Tumbuh dari Keteguhan
-
5 Rekomendasi Air Fryer Low Watt Terbaik, Harga Mulai Rp200 Ribuan
-
Dari Hangout ke Syuting, Begini Cara Cassandra Lee Pilih Parfum Sesuai Mood
-
Doa Bangun Tidur Arab, Latin, dan Artinya
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci Front Loading Low Watt untuk Keluarga Baru
-
Mumpung Belum Terlambat: Bacaan Niat, Syarat, dan Batas Melakukan Qadha Ganti Hutang Puasa Ramadhan
-
Jadwal Libur Sekolah Awal Puasa 2026, Sambung Imlek Sampai Satu Minggu
-
Cheongsam untuk Cowok Namanya Apa? Ini Ciri-ciri Desain dan Warnanya