Suara.com - Media sosial belakangan ini diramaikan oleh nama Yolanda Tamara. Caleg PDIP ini jadi trending di platform Twitter atau X setelah sebuah akun menudingnya suka bolos kuliah dan jarang masuk kelas. Yolanda Tamara akhirnya muncul dan memberikan klarifikasi.
Sebagai informasi, Yolanda Tamara bergelar lulus sebagai Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia pada 2021. Kini Yolanda Tamara menjadi caleg DPR RI dapil Jawa Barat VII yang meliputi Bekasi, Karawang, dan Purwakarta.
Selain kebiasaan buruk Yolanda Tamara membolos dan jarang masuk kelas saat kuliah viral, akun Twitter atau X yang membongkar hal itu mendadak hilang. Perempuan berusia 27 tahun tersebut jadi tambah di-bully dengan julukan hobi membungkam.
Baru-baru ini, Yolanda pun akhirnya melakukan klarifikasi serta menyertakan bukti chat dengan pemilik akun yang menudingnya kerap bolos hingga membungkam secara sadar ataupun tidak.
Klarifikasi Yolanda Tamara
"Aku ingin menegaskan bahwa aku tidak pernah, baik secara sadar maupun tidak, berupaya untuk membungkam siapapun," tulis Yolanda Tamara melalui akun Twitter atau X @mata_temi pada Kamis (19/10/2023).
Selain itu, Yolanda Tamara juga mengakui kesalahannya saat menjalani kuliah S1. Bersamaan dengan klarifikasi tersebut, Yolanda Tamara juga meminta maaf.
"Aku mengakui ada beberapa masalah pribadi yang mempengaruhi selama kuliah dan pihak yang merasa dirugikan oleh kesalahan yang pernah kulakukan, aku sampaikan permohonan maaf," kata Yolanda Tamara melanjutkan.
Lebih lanjut, Yolanda Tamara juga menegaskan bahwa keputusannya terjun ke dunia politik tak dipengaruhi pihak mana pun. Sudah terlanjur viral, Yolanda Tamara sebagai caleg DPR RI berjanji akan terus memperbaiki diri.
Baca Juga: Sosok Yolanda Tamara, Caleg Muda PDIP yang Viral Gegara Sering Absen Saat Kuliah
"Terima kasih atas perhatian dan waktu semua. Ini semua menjadi bahan evaluasi penting bagiku untuk terus berbenah dan memperbaiki diri," tutur Yolanda Tamara.
Semua Orang Memiliki Kesempatan Kedua, Termasuk Yolanda Tamara
Setiap orang pastinya pernah mengalami kegagalan di masa lalu. Entah itu dalam urusan karir, pendidikan, bahkan hingga asmara. Menjadi gagal memang tidak menyenangkan dan hanya berujung pada kekecewaan.
Mungkin saja hal ini yang kerap dirasakan Yolanda Tamara. Tentu saja setelah gagal di masa lalu, ia masih bisa mendapatkan kesempatan kedua untuk melanjutkan langkah ke depan kehidupannya. Hal itu pun diterima olehnya dan menuai manfaatnya sendiri. Berikut manfaat kesempatan kedua untuk diri sendiri.
1. Membuatmu Lebih Berempati
Seseoang yang pernah gagal akan lebih mudah berempati kepada seseorang yang pernah merasakan hal yang sama. Maka akan lebih bisa memahami pentingnya kesempatan kedua.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
3 Cara Cari Promo Indomaret Terbaru agar Belanja Bulanan Makin Hemat
-
Kamar Kos Gerah? Ini 7 Rekomendasi AC Portable Hemat Listrik, Dinginnya Bikin Betah!
-
Daftar Harga Mesin Cuci 1 Tabung Samsung Bukaan Atas untuk Ibu Rumah Tangga Modern
-
5 Sepeda Lipat yang Kuat dan Aman untuk Orang Gemuk, Mampu Tahan Beban hingga 100 Kg
-
6 Sepeda Lipat Mirip Brompton: Jauh Lebih Murah, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
5 Pilihan Sepatu Louis Vuitton Original, Mewah Berkelas Mirip Sitaan Bupati Tulungagung
-
7 Rekomendasi Merk Mesin Cuci Langsung Kering, Tanpa Jemur dan Setrika
-
Tak Sekadar Bank Sampah, Ini Kisah Kertabumi Beri Nyawa Kedua pada Limbah
-
Awal 2026 yang Kelam, Ini Deretan Kepala Daerah dan Pejabat yang Terjaring OTT KPK
-
7 Sepeda Lipat Harga Rp500 Ribuan, Rangka Kokoh Kuat Angkat Beban Ratusan Kg