Suara.com - Amran Sulaiman, mantan Menteri Pertanian (Mentan) di kabinet Jokowi periode pertama, kembali dilantik menjadi Mentan pada Rabu, (25/10/2023) oleh Presiden Joko Widodo.
Amran menggantikan Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang saat ini sedang menjalani proses hukum terkait kasus dugaan korupsi, gratifikasi hingga pemerasan.
Seperti diketahui, sebelumnya Jokowi telah menyampaikan rencana merombak kabinet (reshuffle) dan telah ramai jadi perbincangan di sosial media. Salah satu nama yang santer dibincangkan adalah Amran Sulaiman.
Namun, meski nama dan kariernya cukup mentereng, tak sedikit yang belum mengetahui sepak terjang Amran Sulaiman dalam kancah perpolitikan Indonesia.
Berikut adalah informasi seputar biodata dan profil Amran Sulaiman, mantan Mentan yang akan dilantik kembali.
Profil Amran Sulaiman
Amran Sulaiman adalah anak ketiga dari 12 bersaudara. Ia merupakan anak seorang veteran, Andi B. Sulaiman Dahlan Petta Linta. Sementara sang ibu bernama Andi Nurhadi Petta Bau.
Amran kecil adalah sosok yang periang dan sering menghabiskan waktu bermain di kebun bersama teman-temannya.
Kendati demikian, Amran juga sangat peduli akan pendidikan. Pada tahun 1989, Amran menyelesaikan pendidikan dasar 12 tahun.
Baca Juga: Welcome Back! Andi Amran Sulaiman Kembali Dilantik Jokowi Sebagai Mentan
Kemudian, ia melanjutkan pendidikan di Universitas Hasanuddin Makassar dengan menempuh Ilmu Pertanian dan memperoleh gelar sarjana pada tahun 1993.
Tak berhenti sampai di situ, Amran menempuh jenjang yang lebih tinggi dan berhasil meraih gelar master di universitas yang sama pada tahun 2003.
Dengan tekad belajar yang tinggi membuat Amran haus akan ilmu, sehingga ia melanjutkan jenjang S3 Ilmu Pertanian di Universitas Hasanuddin Makassar pada tahun 2008-2012.
Karier Amran Sulaiman
Amran Sulaiman memulai kariernya sebagai kepala operasi lapangan di PT Perkebunan Nusantara XIV pada tahun 1994.
Dalam enam tahun menjabat, ia mendapatkan setidaknya empat kali rekomendasi yang kemudian mencapai puncak karier sebagai kepala logistik.
Setelah 15 tahun mengabdi, Amran mengundurkan diri dan kemudian menjajal dunia kewirausahaan dalam bidang pertanian yang diberi nama “Tiran” yang merupakan akronim dari “Tikus diracun Amran”,
Tak butuh waktu lama, usahanya langsung melejit. Bukan tanpa alasan, usaha yang dijalankan Amran terbilang cukup inovatif dengan didukung oleh data-data ilmiah sesuai dengan bidang keilmuannya.
Selain dalam bidang pertanian, Amran juga menggeluti dunia bisnis sektor lainnya, seperti tambang nikel, gula, tambang emas, hingga SPBU, yang semuanya berada dalam naungan Tiran Group.
Sepak terjang Amran Sulaiman
Namanya yang kian melejit mulai mencuri perhatian dari para politikus Indonesia. Hingga pada akhirnya Amran dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri Pertanian pada 27 Oktober 2014.
Dalam perjalanannya sebagai Mentan, Amran memiliki target besar dalam mewujudkan swasembada 4 komoditas pangan, yakni beras, jagung, gula, dan kedelai.
Bahkan, dalam tahun ketiga menjabat, ia berhasil melakukan berbagai perbaikan sistem irigasi untuk 11 Provinsi di Indonesia.
Pada tahun 2015, terjadi perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Jokowi. Nama Amran masuk dalam desas-desus yang akan diganti.
Namun, ia membuktikan bahwa kinerjanya baik dan masih dibutuhkan oleh Negara sehingga ia lolos dari perombakan kabinet tersebut.
Hingga kini, Amran telah menerima beberapa penghargaan, seperti Tanda Kehormatan Satyalancana Pembangunan di Bidang Wirausaha Pertanian dari Presiden RI tahun2007 dan Penghargaan FKPTPI Award tahun 2011 di Bali.
Biodata Amran Sulaiman
· Nama lengkap: Andi Amran Sulaiman
· Kelahiran: 27 April 1968, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan
· Pendidikan: Universitas Hasanuddin (2008–2012), Universitas Hasanuddin (1988–1993)
· Jabatan sebelumnya: Menteri Pertanian (2014–2019)
· Istri: Martati
· Anak: Andi Amar Ma'ruf Sulaiman, Andi Athirah Sulaiman, Andi Muhammad Anugrah Sulaiman, Andi Humairah Sulaiman
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Profil Abdul Moeloek, Sosok Dokter Pejuang di Era Perang Kemerdekaan
-
Sosok Andi Amran Sulaiman, Menteri yang Nyaris Kena Reshuffle di Periode Pertama Kabinet Jokowi-JK
-
Welcome Back! Andi Amran Sulaiman Kembali Dilantik Jokowi Sebagai Mentan
-
Mengintip Prestasi AHY, Sosok yang Disebut Batal Jadi Mentan Karena Kesalip Amran Sulaiman
-
Profil Andi Amran Sulaiman, Menteri Pertanian RI Pengganti Syahrul Yasin Limpo
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Warga Kepulauan Seribu Ingin Transportasi Laut Murah, Transjakarta Siap Ambil Alih
-
IHSG Masih Bertengger di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau BBNI
-
Lulusan Terbaik Undip Antre Jadi Buruh: Saat Ijazah Sarjana Tak Lagi Menjamin Pekerjaan
-
Lewat Skema Transfer, Kendal Tornado FC Datangkan Fikron Afriyanto dari Persijap
-
Gubernur Khofifah Dorong Trauma Healing Berkelanjutan di Lokasi Pengungsian Pascagempa NTT
-
Emas Antam Melambung Tinggi, Harganya Rp2,75 Juta/Gram
-
Presiden Prabowo Dikabarkan Bakal ke Riau Tinjau Karhutla di Kampar
-
Masjid Auliya Setono Gedong, Jejak Islam dan Daha di Tengah Kediri Kota
-
Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
-
Tak Lagi Pakai Cara Tradisional, Petani Didorong Gunakan Teknologi hingga Mekanisasi