Suara.com - Saat mengunjungi Dubai, di Uni Emirates Arab, mungkin ada satu hal yang sederhana paling membuat penasaran. Mereka yang baru pertama kali mengunjungi Dubai akan melihat bahwa pakaian yang digunakan oleh laki-laki dan perempuan di Dubai memiliki warna berbeda.
Bagi perempuan asli Dubai, atau kerap disebut perempuan Emirat, mereka lebih sering terlihat menggunakan gaun yang dikenal bernama abaya berwarna hitam. Sedangkan untuk laki-laki menggunakan pakaian berwarna putih.
Lantas, mengapa perempuan Emirat menggunakan abaya warna hitam? Saat mengunjungi Dubai bersama dengan Dubai Economy Tourism, Suara.com berkesempatan untuk mengunjungi Sheikh Mohammed Centre for Cultural Understanding (SMCCU), atau pusat kebudayaan Dubai.
Suara.com berbincang langsung dengan Khawla, perempuan Emirat sekaligus pemandu lokal di SMCCU tentang alasan perempuan Emirat menggunakan abaya hitam.
Khawla menjelaskan bahwa pakaian hitam yang mereka gunakan kerap disebut dengan abaya. Pakaian ini seringkali digunakan di luar rumah dibandingkan dengan pakaian tradisional atau modern.
Abaya hitam merupakan Ini adalah campuran kain alami dan ringan yang sesuai dengan iklim. Khawla menjelaskan, jika ditarik sejarahnya ke belakang, masyarakat Dubai pernah mengalami kemiskinan.
"Abaya adalah bentuk penutup yang mahal dan sangat langka dan hanya digunakan oleh kaum elit dan dipinjam oleh masyarakat lainnya untuk acara-acara khusus seperti menutupi pengantin perempuan pada hari pernikahannya saat dia berjalan dari rumah ayahnya ke rumah keluarga pengantin barunya," kata Khawla.
Kebanyakan perempuan mengenakan shaylah yang menutupi seluruh bagian atas tubuh mereka bersama dengan thawb longgar untuk memastikan semua tertutup.
Khawla Seiring dengan booming minyak, muncul pula kekayaan, urbanisasi, dan keterpaparan terhadap dunia luar. Ketiga elemen ini berperan penting dalam pengenalan Abayat Ras, abaya versi sutra hitam yang dikenakan di kepala untuk memastikan lebih banyak bagian tubuh yang saat berada di depan umum.
Baca Juga: 5 Rekomendasi Hotel di Dubai, Cocok untuk Warga Indonesia
"Pada tahun 1980-an, ketika anak perempuan memasuki pendidikan tinggi dan memasuki dunia kerja, fungsionalitas menentukan evolusi abaya menjadi pakaian seperti jubah yang kita lihat sekarang ditambah dengan bentuk shaylah yang lebih sempit," kata Khawla.
Dalam era modern, saat banyak perempuan masuk ke dunia kerja, dan bekerja di pemerintahan abaya hitam dipilih karena dianggap lebih profesional.
"Saat perempuan banyak masuk di tempat kerja dan masuk ke pemerintahan, pakaian berwarna hitam ini menjadi salah satu pakaian profesional. Dan sejak saat itu semakin banyak dan sering perempuan menggiunakan warna hitam," kata Khawla.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Sunscreen SPF 30 Tahan Berapa Jam? Intip 7 Pilihan yang Bisa Atasi Flek Hitam
-
Imlek di Tepi Laut Jakarta: Sensasi Unik Perayaan yang Tak Akan Anda Temukan di Tempat Lain!
-
Ketika Kapas Kotor Menjadi Bukti Kejujuran Produk Pembersih Wajah di Mata Gen Z
-
Terpopuler: Whip Pink Sebenarnya untuk Apa?, Arti Asli Kata Gong Xi Fa Cai
-
Bacaan Doa Ziarah Kubur Lengkap Sebelum Puasa Ramadhan Sesuai Sunnah
-
Bolehkah Wanita Haid Ziarah Kubur Sebelum Ramadhan? Perhatikan Adab Ini!
-
Apakah Boleh Menangis di Makam saat Ziarah? Ini Adab Sesuai Anjuran Rasulullah SAW
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? 4 Rekomendasi Tabir Surya Mengandung Niacinamide
-
Elegi Gula Semut, Asa Baru Ekonomi Hijau di Jantung Sabu Raijua
-
4 Sunscreen Tanpa Kandungan Alkohol dan Parfum, Minim Risiko Kulit Iritasi