Suara.com - Insiden pecahnya jembatan kaca "The Geong" di hutan Hutan Pinus Limpakuwus, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah memunculkan segudang pertanyaan di tengah-tengah publik.
Adapun masyarakat kini mempertanyakan siapa sosok pemilik jembatan kaca tersebut yang dituding bertanggung jawab.
Usut punya usut, diduga bahwa pemilik tak melakukan uji kelayakan terhadap jembatan kaca.
Fakta tersebut diungkap oleh Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Banyumas Komisaris Polisi Agus Supriadi Siswanto usai pihaknya melakukan pemeriksaan. Sejumlah saksi, termasuk pemilik wahana juga turut diperiksa.
"Sejauh ini untuk saksi yang telah diperiksa sebanyak 12 orang, termasuk saksi pemilik wahana jembatan yang berada di TKP," ungkap Kompol Agus.
Berikut sosok pemilik jembatan kaca "The Geong" di Banyumas.
Pemilik ternyata warga lokal
Berdasarkan temuan, pemilik jembatan kaca "The Geong" berinisial ES yang merupakan warga Kelurahan Karangpucung, Kecamatan Purwokerto Selatan, Banyumas.
Ia diduga bekerja sama dengan pihak koperasi terkait pengelolaan tersebut. Jembatan yang berusia 11 bulan tersebut ternyata merupakan buatan sendiri.
Baca Juga: Nasib Jembatan Kaca Bromo Usai Insiden Banyumas, Jadi Diresmikan?
Sayangnya, pemilik tak pernah melakukan uji kelayakan dan jembatan tersebut langsung dibuka untuk umum.
Polisi juga memperoleh temuan bahwa tak pernah ada upaya perawatan khusus terhadap jembatan kaca tersebut.
Papan peraturan dan larangan juga tak ditemukan di lokasi sebagai upaya pencegahan insiden.
Pj Bupati Banyumas minta Edi bertanggung jawab
Penjabat (Pj) Bupati Banyumas, Hanung Cahyo Saputro dalam keterangannya kepada wartawan menyayangkan insiden tersebut.
Hanung juga menegaskan pemilik dan pengelola wahana jembatan kaca harus bertanggung jawab atas insiden yang terjadi.
Berita Terkait
-
Nasib Jembatan Kaca Bromo Usai Insiden Banyumas, Jadi Diresmikan?
-
Viral Jembatan Kaca Kampung Warna-Warni Malang Retak, Pemkot Rekomendasikan Ditutup Sementara
-
Jembatan Kaca The Geong Banyumas Ditutup Sementara, Masih Menunggu Sertifikat Layak
-
Bukan Hanya Kali Ini, Jembatan Kaca Kampung Warna-Warni Malang Sudah Pernah Retak
-
Berujung Duka, Ini Cerita Suami Korban Tewas Pecahnya Jembatan Kaca The Geong Banyumas
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Kapan Batas Akhir Bayar Utang Puasa Ramadan 2025, Simak Jadwalnya untuk Umat Muslim!
-
5 Salep Apotek untuk Pudarkan Keloid, Cocok untuk Bekas Luka Pascaoperasi
-
3 Lipstik Viva Mulai Rp18 Ribuan untuk Wanita Usia 40-an, Bikin Wajah Tampak Awet Muda
-
3 Rekomendasi Susu Khusus untuk Pasien Kanker, Harga di Bawah Rp100 Ribu
-
4 Sabun Cuci Muka untuk Membantu Mengencangkan Kulit Usia 40 Tahun ke Atas
-
Mengenal Susu Peptibren untuk Pasien Stroke, Lengkap dengan Cara Penyajian yang Benar
-
7 Rekomendasi Sampo Non SLS di Alfamart agar Rambut Halus Berkilau
-
Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
-
4 Sepatu Lari Hoka Selain Clifton yang Nyaman dan Responsif untuk Berbagai Kebutuhan
-
Kekayaan Tommy Soeharto dan Tata Cahyani, Kompak Nikahkan Darma Mangkuluhur