Suara.com - Sebuah video animasi berjudul 'Pak Tani dan Mawar Kecil' mendadak viral lantaran disinyalir memuat sindiran terhadap sosok Presiden RI, Joko Widodo alias Jokowi dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Animasi tersebut mampu menggaet ratusan ribu penonton lantaran gaya animasinya yang imut namun ternyata memiliki pesan propaganda politik yang kental.
Dugaan sindiran tersebut ditujukan pada kedua tokoh utama di animasi tersebut, yakni Pak Tani dan sekuntum Mawar Kecil yang dirawat oleh sang petani.
Teka-teki tokoh Pak Tani: Simbol presiden Jokowi?
Ada banyak kesamaan antara tokoh Pak Tani dengan Presiden Jokowi. Salah satu yang paling kentara adalah dari wajah Pak Tani yang serupa dengan sang Presiden RI.
Sosok Pak Tani tersebut memiliki ladang yang luas sebagai sumber penghidupannya. Namun, ada sekuntum Mawar Kecil yang paling ia cintai.
Pak Tani merawat sekuntum Mawar Kecil tersebut dengan menyiraminya setiap hari dan melindunginya dari berbagai ancaman.
Mawar kecil tersebut juga tumbuh di tempat tak semestinya, yakni di tengah-tengah lahan padi yang menyimpan banyak bahaya.
"Mawar itu tumbuh bukan pada habitatnya tapi pak tani terus merawat mawar kesayangannya," bunyi narasi dalam video tersebut.
Sang petani mencintai Mawar Kecil tanpa syarat meski tak memberikan manfaat yang nyata baginya. Sebab, Mawar Kecil tak memberikannya hasil bumi maupun susu yang bisa dijual.
"Mawar itu tidak menawarkan daging seperti kerbau susu seperti sapi, atau beras dari padi, cinta Pak Tani adalah cinta tanpa syarat untuk mawar kecil ini," ucapnya.
Teka-teki Mawar Kecil: Simbol PSI
Mawar Kecil yang sangat disayangi oleh sang Pak Tani tersebut diduga menyimbolkan PSI. Sebab, logo PSI adalah bunga mawar sebagai simbol solidaritas.
Diduga bahwa sikap sang Pak Tani terhadap Mawar Kecil mencerminkan sikap Jokowi ke PSI. Adapun putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep kini mendapatkan posisi strategis di PSI.
Selain itu, ada tokoh lainnya yang diduga sebagai pihak lawan PSI di dunia nyata. Ada sosok sapi yang menyimbolkan PDI Perjuangan, elang yang menyimbolkan Partai Gerindra, hingga padi yang menyimbolkan PKS dan Golkar.
Berita Terkait
-
Keluarga Jokowi Diroasting King Abdel, Akbar, dan Denny Candra: Gibran Harusnya Contoh Jejak Ayahandanya!
-
Jokowi Unggah Poster Hari Sumpah Pemuda, Diserbu Komentar Sindiran buat Gibran: Anak Dulu Berjuang Sendiri, Sekarang...
-
Perjelas Isu Pak Lurah Mau 3 Periode, Ahmad Basarah PDIP: Jokowi Tak Pernah Minta Langsung ke Ibu Mega, Tapi...
-
Kesal Gibran Diserang Putusan MK Melulu, Fahri Hamzah: Apa Haknya Harus Dipotong Karena Dia Anak Pejabat?!
-
Viral Video Bernarasi Jokowi Mahir Bahasa Mandarin, Deepfake yang Ganggu Pemilu 2024?
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan