Arief Hidayat yang merupakan salah satu hakim Mahkamah Konstitusi (MK) mengaku sedih dengan sebutan “Mahkamah Keluarga” kepada lembaga MK. Hal tersebut karena sebutan Mahkamah keluarga muncul pada saat MK memutuskan perkara nomor 90/PUU-XXI/2023 tentang batas usia minimal capres-cawapres.
Dampak dari putusan tersebut, masyarakat menilai bahwa Ketua MK, Anwar Usman memuluskan jalan putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka untuk maju cawapres lewat putusan batas usia tersebut.
Lebih lanjut, ia mengaku telah memiliki pengalaman sebagai hakim MK selama 12 tahun lamanya. Oleh karenanya, Arief berharap agar penyebutan “Mahkamah Keluarga” tidak dilanjutkan demi menjaga marwah MK. Terlebih menurutnya MK akan berperan penting dalam tahun politik sebagai pengadil sengketa atau perselisihan hasil pemilu.
Lantas, seperti apakah profil Arief Hidayat, hakim yang tidak terima dan sedih MK disebut Mahkamah Keluarga? Simak informasi lengkapnya berikut ini.
Profil Arief Hidayat
Melansir dari laman resmi MK, Arief Hidayat menjadi Hakim Konstitusi sejak tahun 2008 silam. Ketertarikannya untuk mempelajari kasus-kasus penegakan hukum ini sudah muncul dalam diri Arief sejak duduk di bangku SMA.
Ia juga mengaku terinspirasi dari Yap Thiam Hien, Suardi Tasrif, hingga Adnan Buyung untuk menempuh pendidikan di bidang hukum.
Sepanjang menjalani karirnya, Arief Hidayat lebih fokus untuk menjadi seorang akademisi. Ia juga menerima gelar Guru Besar Ilmu Hukum Tata Negara dari Universitas Diponegoro pada tahun 2008.
Tercatat bahwa Arief Hidayat juga pernah menduduki jabatan sebagai dekan Fakultas Hukum Undip. Setelah menjadi dekan, ia kemudian mendaftar sebagai hakim MK melalui jalur DPR atas dorongan berbagai pihak terkhusus Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas Saldi Isra.
Baca Juga: Eks Hakim Konstitusi Dewa Palguna Dihadirkan Sebagai Ahli Pada Sidang MKMK Jumat Mendatang
Arief pun sukses menduduki jabatan sebagai hakim MK setelah mendapatkan dukungan 42 suara dari 48 anggota Komisi III DPR RI.
Dua tahun menjalani karir sebagai Hakim Konstitusi, Arief pun kemudian dipercaya untuk menjadi Ketua MK periode 2014-2017 setelah terpilih secara aklamasi.
Saat itu Arief menggantikan Hamdan Zoelva yang sudah habis masa jabatannya pada 7 Januari 2015 lalu.
"Hakim saja bonus apalagi sekarang (menjadi ketua) yang tidak saya bayangkan sama sekali dan tidak saya mimpikan sama sekali," kata Arief Hidayat mengungkapkan kebahagiaannya saat terpilih menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi (MK).
"Saya dulunya bercita-cita menjadi dosen satu pekerjaan yang sangat menarik tetapi ternyata Allah SWT diberi amanah untuk di sini," sambungnya.
Kontributor : Syifa Khoerunnisa
Tag
Berita Terkait
-
Saldi Isra Tertawa MK Diplesetkan Jadi Mahkamah Keluarga
-
Irit Bicara usai Diperiksa MKMK, Saldi Isra: Nanti Kalau Saya Jawab Beda, Repot Juga
-
Bantah Tabrak Konstitusi, Ace Hasan Bela Gibran: Mudah-mudahan Beliau Tergerak Masuk Golkar
-
Usulan Hak Angket MK, Ade Armando Minta Masinton PDIP Belajar Lagi: Kalau Gini Kan Jadi Malu
-
10 Poin Masalah Terkait Sidang MK, Dari Hubungan Kekerabatan Hingga Kode Etik
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
-
Ratusan Lentera Bercahaya Hiasi Malam Jakarta, Jadi Pilihan Wisata Unik untuk Liburan
-
Hoki Besar Datang! 4 Shio Ini Diprediksi Panen Rezeki dan Kabar Baik Mulai 12 Juni 2026
-
Trik Duet Cushion dan Bedak Tabur agar Complexion Bebas Dempul dan Anti-Geser
-
Dompet Hitam Benarkah Paling Mendatangkan Rezeki? Ini Maknanya Menurut Feng Shui
-
4 Shio yang Hoki 12 Juni 2026, Segalanya Diprediksi Berjalan Lancar
-
4 Rekomendasi Micellar Water Oil di Shopee, Terbukti Aman untuk Kulit Sensitif dan Berminyak
-
4 Zodiak Paling Beruntung pada 12 Juni 2026, Rezeki dan Peluang Emas Menanti
-
Terpopuler: Sepatu Lari Kanky buat Easy Run, Cristiano Ronaldo Main di Piala Dunia 2026?
-
5 Tips Feng Shui Kamar Tidur agar Rezeki Mengalir, Jangan Salah Taruh Cermin