Suara.com - Bagi seorang seniman, inspirasi memang bisa datang dari mana saja. Bahkan dari sesuatu yang langka sekalipun. Hal tersebut yang dilakukan oleh desainer Mira Hoeng dalam merancang karya terbarunya bertajuk "Nil Manel: Blue Lotus” Collection.
Mira berkolaborasi dengan Kedutaan Besar Sri Lanka untuk Indonesia dan ASEAN untuk meluncurkan koleksi tersebut. Dalam proses diskusi, desainer asal Jakarta itu ditantang untuk membuat desain dari bunga langka yang ada di Sri Lanka, yakni lotus biru. Bunga tersebut dipilih untuk menyimbolkan suatu pencapaian spiritual tertinggi dari seorang manusia dalam kehidupannya.
"Bunga ini juga mengingatkan kita kepada hakikatnya manusia adalah makhluk spiritual yang wajib mengembangkannya untuk keselarasan hidupnya. Di Sri Lanka, bunga ini sangat erat kaitannya dengan pengetahuan kebenaran dan kebijaksanaan pikiran. Seperti halnya bunga lotus lainnya, bunga ini tumbuh dan berkembang cantik dari lumpur," tutur Mira saat konferensi pers di kantor Kedutaan Sri Lanka di Jakarta, Kamis (2/11/2023).
Dalam koleksi “Nil Manel: Blue Lotus” itu Mira menampilkan busana semi formal yang mencakup baju atasan, gaun, bawahan, hingga produk aksesoris, seperti tas, syal, tas belanja hingga tumbler limited edition dengan Thermos.
Mira juga menawarkan variasi beragam produk dari label MIWA dengan sentuhan motif khas brandnya itu berupa sentuhan warna cerah ceria dan penuh makna kebaikan.
Kolaborasi itu juga dimanfaatkan jadi kegiatan sosial dengan memberikan sebagian keuntungan penjualan khusus koleksi tersebut akan didonasikan untuk sekolah-sekolah di pedalaman hutan Sri Lanka.
Duta Besar Sri Lanka, His Excellency (H.E.) Admiral Professor Jayanath Colombage berharap kerjasama itu dapat memberikan semangat dan inspirasi untuk bangkit dengan positif dari keterpurukan atau hal negatif yang terjadi. Dia merasa, kolaborasi dengan desainer Indonesia itu suatu hal yang tepat.
“Proyek Blue Lotus bersama MIWA ini merupakan kombinasi sempurna yang memadukan seni, kreativitas dan aksi kemanusiaan. MIWA tak hanya tentang mengumpulkan laba, melainkan juga tentang berbagi dan peduli," kata Jayanath.
Baca Juga: Andai Bisa Memutar Waktu, Ivan Gunawan Ingin Bisa Maskulin: Apakah Itu Mungkin?
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
5 Rekomendasi Parfum Lokal Aroma Mawar, Wangi Segar Tahan Lama Seharian
-
4 Bedak Padat yang Tahan sampai 24 Jam: High Coverage, Makeup Tetap Flawless Seharian
-
Daging Kurban yang Sudah Direbus Tahan Berapa Lama? Ini Tips Menyimpannya agar Awet
-
5 Moisturizer untuk Ibu Hamil Saat Berjerawat, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Raline Shah Bicara Soal Manfaat Kolagen: Bukan Cuma untuk Kulit, tapi Juga Penting buat Tubuh
-
Daging Sapi Supaya Cepat Empuk Dikasih Apa? Ini Cara Mudahnya Tanpa Harus Direbus
-
Di Balik Ledakan Data Era AI, Sosok Perempuan Ini Bicara soal Masa Depan Bisnis Indonesia
-
Gak Perlu Presto! Ini 5 Trik Rahasia Merebus Daging Sapi Jadi Super Empuk dalam Sekejap
-
Bolehkah Menjual Daging Kurban? Ini Penjelasan Hukum Sesuai Syariat Islam
-
4 Rahasia Chef Olah Daging Kambing Anti Prengus, Bebas Alot dan Super Juicy