Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 03 November 2023 | 06:40 WIB
10 Fakta Terbaru Mertua Bunuh Menantu Hamil 7 Bulan, Pelaku Tempramen Doyan Sewa PSK (Pixabay.com)

5. Korban Dikenal Kalem dan Penyayang 

FT merupakam sosok yang dikenal kalem dan penyayang pada keluarganya. Ia adalah anak pertama dari tiga bersaudara.  

Korban menikah dengan Sueb (31), warga pada bulan Mei 2023 lalu dan langsung hamil. Setelah menikah, korban tinggal di rumah Sueb. Hingga terjadi peristiwa nahas yang merenggut nyawanya itu terjadi pada hari Selasa (31/10/2023) lalu. 

6. Hamil Anak Pertama 

Seperti disebutkan sebelumnya, korban tengah hamil 7 bulan saat nyawanya melayang. Ia sedang mengandung buah cinta pertamanya dengan Sueb. 

Keinginan pasangan muda ini untuk memiliki momongan kandas setelah FT dibunuh oleh Khoiri. Kejadian yang memilukam untuk Sueb, suami korban sekaligus anak pelaku. 

7. Pelaku Belakangan Bersikap Tempramen 

Diceritakan oleh Sueb, bahwa ayahnya itu belakangan ini sering marah-marah setiap malam. Perubahan sikap menjadi tempramental itu terjadi sejak dua hari sebelum ia membunuh menantunya. Akan tetapi, tidak diketahui secara pasti apa penyebabnya hingga Khori bersikap tempramen. 

8. Pelaku Sering Sewa PSK 

Baca Juga: Bayi di Kandungan Fitria, Menantu yang Dibunuh Mertua Dikubur Bersama Jenazah Ibunya

Setelah melakukan pemeriksaan, pelaku mengaku bahwa ia sering menyewa pekerja seks komersial (PSK).  

“Pelaku ini (Khoiri) sering ke tempat prostitusi untuk menyewa PSK. Ini juga masih dalam pengembangan lebih lanjut. Penyidik akan menjalami lebih lanjut,” kata Wakapolres Pasuruan, Kompol Hari Aziz. 

9. Menduda 10 Tahun 

Berdasarkan pengakuannya ke polisi, pelaku tak tahan melihat tubuh menantunya. Sehingga hal tersebut membuatnya mencoba untuk merudapaksa menantunya. 

Informasi yang beredar, Khoiri merupakan seorang duda. Ia ditinggal oleh istrinya yang meninggal 10 tahun lalu. 

10. Orang Tua Korban Tuntut Pelaku Dihukum Berat 

Setelah mengetahui kejadian ini orang tua FT, Nurul Afini dan Munir tak dapat menahan amarahnya. Namun mereka berusaha kuat dan mencoba untuk mengikhlaskan kejadian sadis ini.  

"Siapa yang mau anaknya digorok kayak gitu? Nggak ada yang mau, nggak ada yang mau melihat anaknya digorok! Sungguh sakit hati saya sama dia," ungkap Nurul sembari terisak. 

Nurul menuntut keadilan untuk anaknya. Spontan ia meluapkan sumpah serapah terhadap Khoiri. Kalimat-kalimat yang pantas untuk mengganjar perbuatan bejat dan sadis yang dilakukan oleh Khoiri kepada menantunya. 

"Saya minta (Khoiri) dihukum yang berat, pokoknya dicacatkan. Tangannya harus cacat sama kakinya, udah," kata Nurul penuh dengan amarah. 

Nah itulah kumpulan fakta baru mertua bunuh menantu hamil 7 bulan. Semoga menambah kewaspadaan kita! 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Load More