Suara.com - Aksi bela Palestina yang dilaksanakan pada Minggu (5/11/2023) di Monas dan kawasannya dipadati oleh ribuan massa. Banyak masyarakat yang melakukan berbagai aksi, artibut, dan lain-lain dalam menyuarakan dukungannya kepada Palestina.
Salah satu cara unik yang dilakukan untuk membela Palestina yaitu dengan pembuatan lukisan mural yang dilakukan Wartafunky dan kawan-kawan. Saat dijumpai di Car Free Day (CFD) Sarinah, Wartafunky dan teman-temannya terlihat melakukan mural lukisan bertema dukungan untuk Palestina.
Berdasarkan keterangan Wartafunky, hal yang dilakukannya itu merupakan inisiasi dirinya dan teman-temannya untuk membuat mural bertema Palestina. Ia mengatakan, dirinya dan temannya itu memang pernah membuat lukisan bertema Palestina. Dengan adanya demo dan situasi saat ini, ia dan temannya kembali tergerak untuk membuat mural Palestina kembali.
"Sebenarnya ini inisiasi sendiri sih sama teman-teman kebetulan sebelumnya pernah bikin moral untuk Palestina juga, terus akhirnya teman-teman tergerak lagi buat bareng-bareng bikin mural lagi," ucap Wartafunky kepada Suara.com, Minggu (5/11/2023).
Lebih lanjut, pihaknya juga bekerja sama dengan Dompet Dhuafa dalam projek mural Palestina ini. Nantinya, mural yang dibuat akan ddilelang dan keuntungannya diberikan kepada masyarakat Palestina.
"Kita di sini juga di-support sama Dompet Dhuafa, lukisan ini nantinya semua akan dilelang dan keuntungannya itu akan disumbangkan ke Palestina," jelas Wartafunky.
Dengan mural ini menjadi langkah Wartafunky dan teman-temannya untuk menunjukkan dukungan kepada Palestina. Menurutnya, penting untuk masyarakat membela Palestina. Hal ini karena setiap negara berhak untuk merdeka. Oleh sebab itu, melalui mural yang dibuatnya ini bisa jadi cara dirinya sebagai seniman untuk mendukung Palestina.
"Sangat penting menurut kita sebagai masyarakat awam yang tinggal di negara merdeka kita juga pasti pengen semua negara-negara hidup dengan merdeka. Jadi kebetulan kita dari sisi seniman moralitas ya dengan bikin kegiatan mural di jalan ini kita pengen nunjukin kalau misalkan Palestina mesti merdeka lewat karya kita," ujar Wartafunky.
Ia berharap, masyarakat juga bisa lebih terbuka dan mencari informasi mengenai segala permasalahan di Palestina. Bagi masyarakat yang belum paham juga bisa baca di internet atau media sosial atas kasus yang terjadi di Palestina.
Baca Juga: Lautan Manusia Padati Monas Saat Aksi Damai Bela Palestina
"Di zaman sosial media yang sudah mudah digapai semua orang kayaknya kalaupun memang masih ragu atau masih perlu edukasi lebih lanjut bisa baca-baca di internet sejarahnya. Jangan cuma di internet, di sosial media juga orang mulai sadar untuk menyuarakan Palestina. Itu bisa dicari dengan mudah," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
5 Serum Lokal untuk Mencerahkan Wajah, Bye-Bye Kulit Kusam dan Noda Hitam
-
5 Parfum Wangi Minyak Telon, Aromanya Lembut dan Bikin Tenang
-
5 Mesin Cuci Front Loading Langsung Kering Tanpa Jemur, Baju Bisa Langsung Dipakai
-
5 Zodiak Paling Hoki Soal Keuangan dan Karier pada 13 April 2026
-
5 AC Portable Mini Watt Kecil untuk di Kamar: Angin Semriwing, Anti Ribet Pemasangan
-
7 Mesin Cuci 2 Tabung yang Awet dan Hemat Listrik, Cucian Cepat Kering dan Bersih Maksimal
-
Pilah Sampah dari Sumber, Jalan Nyata Jakarta Tekan Timbulan hingga Tuntas
-
Transformasi Pengelolaan Sampah Daerah Harus Dimulai dari Hulu, Bukan Solusi Instan Hilir
-
Kemenekraf Dukung IDD Pavilion Tembus Dunia, Target Ubah Citra Indonesia Jadi Pusat Desain Global
-
Bagaimana Cara agar Cushion Tidak Luntur Saat Berkeringat? 7 Tips Makeup Tahan Lama di Cuaca Panas