Suara.com - Seorang aktivis pro-Palestina mengunggah video dirinya menyerbu sebuah restoran McDonald's di Birmingham, Inggris dengan puluhan tikus hidup yang sudah ia semprotkan dengan warna bendera Palestina.
Video ini ramai setelah diunggah di TilTok oleh akun @amirroyal_1. Tayangan dibuka dengan gambar tiga peti plastik, masing-masing berisi tikus yang dicat merah, hijau, dan satu lagi berwarna hitam.
Pada gambar berikutnya, pria tersebut memperlihatkan dua plat nomor bertuliskan "PAIISTN" yang berarti "Bebaskan Palestina" sebelum mencampur seluruh tikus-tikus tersebut dalam satu kotak besar.
Pria dengan kepala yang ditutupi bendera Palestina itu kemudian terlihat membuka bagasi mobilnya, yang terpampang pelat nomor "PAIISTN". Dia mengeluarkan kotak berisi tikus tersebut dan membawanya masuk ke pintu McDonald's di Birmingham.
Seketika dia langsung membuang tikus-tikus tersebiut keluar dari kotaknya. Seketika pelanggan yang berada di sana pun terlihat terkejut dan terdengar berteriak.
Pria dengan hoodie berwarna hitam itu pum kemudian berteriak, “Bebaskan raja Palestina!” dan “Boikot Israel! Sial Israel!” saat dia berlari kembali ke mobilnya.
Video tersebut diakhiri dengan gambar yang ditumpangkan di atas rekaman yang menyerukan boikot terhadap McDonald's, Starbucks, dan Disney atas dugaan dukungan mereka terhadap Israel.
Dikutip Ynetnews, juru bicara makanan cepat saji tersebut mengkonfirmasi kejadian dan mengatakan bahwa hewan pengerat itu telah dikeluarkan dari restoran, yang kemudian dibersihkan sepenuhnya.
Insiden ini terjadi setelah perusahaan cabang Israel mengumumkan bahwa mereka akan menyumbangkan makanan gratis untuk pasukan militer Israel selama perang melawan Hamas.
Baca Juga: PM Israel Terancam Dipecat, 4 Presiden Ini Juga Dimakzulkan Selain Gus Dur
Keterlibatan McDonald's Israel memicu kemarahan dan protes di berbagai negara Arab dan mayoritas Muslim . Cabang McDonald's di Turki, Lebanon dan Mesir menghadapi vandalisme, dan demonstrasi dukungan untuk Gaza terjadi di luar restoran McDonald's di seluruh dunia Muslim, dari Kairo hingga Malaysia.
Para pewaralaba lokal McDonald's di Turki, Mesir, Yordania, Lebanon termasuk Indonesia dengan cepat menjauhkan diri, menyatakan bahwa mereka tidak memiliki afiliasi dengan cabang Israel, dan beberapa bahkan memberikan sumbangan kepada warga Gaza.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Berapa Gaji Arya Iwantoro di Inggris? Setuju Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
-
5 Trik Atur Pola Tidur saat Puasa agar Tak Ngeluh Jam Tidur Terganggu seperti Cut Rizki
-
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
-
Wudu tanpa Berkumur saat Puasa, Sah atau Tidak? Ternyata Begini Hukumnya
-
5 Rekomendasi Brand Baju Koko Terbaik untuk Lebaran 2026, Produk Lokal Harga Terjangkau
-
5 Tips Sederhana Mengelola THR agar Tidak Sekadar Numpang Lewat
-
Salat Tarawih Minimal Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Aturan Buka Puasa di KRL, MRT, dan LRT Selama Ramadan 2026
-
Viral Cut Rizki Ngeluh Sahur Ganggu Jam Tidur, Padahal Ini 6 Keutamaan Sahur dalam Islam
-
Jangan Abaikan, Ini Ciri-Ciri Bibir Tidak Cocok dengan Lipstik