Suara.com - Hingga saat ini kanker masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di dunia. Hampir 70 persen kematian kanker terjadi di negara berkembang termasuk Indonesia.
Pada tahun 2020 tercatat 10.000.000 kematian yang disebabkan oleh kanker. Di Indonesia, kanker leher rahim dan kanker payudara menjadi dua kanker terbanyak jumlah kasusnya 65.858 atau 16,6% untuk kanker payudara dan 36.633 untuk kanker leher rahim. Sekaligus menjadi penyakit katastropik dengan pembiayaan terbesar kedua dengan estimasi Rp. 3.5 Triliun.
Oleh karena itu, penting terutama bagi perempuan untuk bisa melakukan secreening HPV dan juga vaksinasi. Hal tersebut yang kemudian dinisiasi olh komunitas Jelita 30. Komunitas perempuan ini merupakan perkumpulan bagi pekerja perempuan dari PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) atau Indonesia Re.
Baru-baru ini bersama dengan Bio Farma mereka menggelar Workplace Health Promotion through Screening & Vaccination Program. Sebanyak 250 orang pekerja mereka telah menerima sosialisasi tentang kesehatan di tempat kerja melalui program ini dan sebanyak 111 pekerja perempuan telah melakukan screening HPV di kantor Indonesia Re.
“Kami sangat mendukung para perempuan untuk dapat berkarir sekaligus menjadi istri dan ibu. Kami memegang teguh prinsip untuk membangun kesadaran semua pihak tentang perkembangan karir berbasis kompetensi dan performance karyawan, karena pada dasarnya perbedaan gender tidak harus diartikan sebagai perbedaan kesempatan untuk berkarir," kata Direktur Pengembangan dan Teknologi Informasi Indonesia Re, Beatrix Santi Anugrah, dalam keterangannya baru-baru ini.
Ia melanjutkan, bahwa pihaknya ingin agar setiap pekerja perempuan dapat saling mendukung, membangun personal and professional capability, mempelajari hal baru, memperoleh pengalaman baru, meningkatkan kemampuan untuk beradaptasi terhadap perubahan, serta menjaga keseimbangan antara peranannya sebagai karyawati dengan peranannya sebagai seorang ibu dan istri.
"Melalui Jelita 30 ini juga seminar untuk para karyawati terkait pentingnya kesadaran mengenai Human Papillomavirus (HPV). Dalam seminar ini dijelaskan bagaimana cara mencegah HPV, gejala yang ditimbulkan, rutinitas kesehatan yang perlu dilakukan untuk mencegah, hingga penanganannya,” jelas Beatrix Santi Anugrah,
Lebih lanjut Beatrix menjelaskan bahwa Jelita 30 sendiri merupakan perpanjangan tangan dari Srikandi BUMN yang memiliki tujuan untuk menerapkan kesetaraan gender dalam berkarir. Jelita 30 mengangkat program mengenai sosialisasi dan screening kesehatan di tempat kerja dengan 3 (tiga) tujuan yang hendak dicapai.
Ia juga mengatakan bahwa gelaran ini dilakukan mendukung produktivitas pekerja dengan peningkatan kualitas hidup karyawan. Kemudian, untuk meningkatkan akan bahaya dari penyakit menular, serta tindakan preventif yang dapat kita lakukan.
Baca Juga: Mengenal Vaksin HPV Gradisil 9, Ampuh Melindungi dari Kanker Serviks 100 Persen?
Selanjutkan untuk menunjukkan komitmen untuk menjaga dan memfasilitasi pemeliharaan kesehatan pekerja keluarganya.
“Harapannya semoga dengan terselenggaranya kegiatan hari ini, seluruh pekerja perempuan yang mengikuti sharing session hari ini dapat mengambil manfaat serta tips yang dapat dipelajari dan lakukan bersama-sama. Kemudian dapat menyebarluaskan kesadaran mengenai pencegahan HPV, baik dilingkungan kerja, keluarga, bahkan masyarakat yang lebih luas lagi. Sehingga para perempuan dapat menjalankan perannya yang multitasking dengan bahagia karena bahagia adalah obat dari segala macam penyakit,” tutup Beatrix.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Bukan Sekadar Rumah: Mengapa Fasilitas Komunitas Jadi Kriteria Utama Keluarga Urban Saat Ini?
-
Bukan Karena Pasangan atau Idola, Ini Motif Utama Orang Pilih Operasi Plastik
-
5 Treatment Klinik Kecantikan untuk Mengatasi Flek Hitam di Usia 40 Tahun
-
Fenomena Pink Moon Bukan Bulan Berwarna Merah Muda, Simak Faktanya!
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering agar Tetap Berkilau di Usia 35 Tahun
-
5 Bedak Tabur Emina Ampuh Kontrol Minyak Berlebih, Cocok untuk Kulit Berminyak
-
6 Lipstik Transferproof untuk Bibir Hitam yang Warnanya Elegan dan Anti Pudar
-
Cara Membuat SKCK Online, Simak Syarat dan Biayanya
-
Wajib Coba! Express Carnival: Arcade Klasik Penuh Hadiah yang Bikin Nagih
-
Siapa Suami Clara Shinta yang Lagi Viral? Pekerjaannya Gak Kaleng-Kaleng