Suara.com - Febri Diansyah dicegah oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk bepergian ke luar negeri berkaitan dengan kasus eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (YSL). Febri Diansyah dulunya merupakan Kabiro Humas sekaligus juru bicara KPK pada tahun 2016. Ia mundur dari KPK per September 2020. Seperti apa perjalanan karier Febri Diansyah? Simak di sini.
Sebelum berkarir di KPK, Febri Diansyah dikenal sebagai aktivis antikorupsi di Indonesia Corruption Watch (ICW), sebagai anggota tim program monitoring hukum dan peradilan. Namanya semakin dikenal publik pada 2016 setelah mengisi jabatan Kabiro Humas sekaligus jubir KPK.
Akan tetapi, karir di KPK dihentikannya sendiri. Febri mundur dari KPK tahun 2020 dengan alasan kondisi politik dan hukum yang telah berubah. Ia muncul lagi dan jadi perhatian publik ketika maju menjadi pengacara istri Ferdy Sambo, Putri Cendrawathi yang merupakan tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua.
Perjalanan Karier Febri Diansyah
Selama bekerja di ICW, Febri aktif berpartisipasi menginformasikan kasus korupsi dari Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin tahun 2011. Sedangkan selama menjadi jubir KPK, ia secara aktif menyampaikan informasi mengenai kasus korupsi yang terkait dengan beberapa nama pejabat seperti kasus e-KTP Setyo Novanto, kasus suap Menpora Imam Nahrawi, dan kasus PLTU Riau yang menjerat nama Eks Mensos Idrus Marham.
Setelah keluar dari KPK, Febri beralih profesi menjadi pengacara dengan mendirikan kantor hukum visi Law Office bersama rekan sesama mantan aktivis ICW, yaitu Donal Fariz dan mantan rekan kerja di KPK, Rasamala Aritonang. Kini ia menjadi kuasa hukum Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang perkaranya juga sedang diselidiki oleh KPK. Oleh karena itu, namanya ikut terseret sebagai pihak yang dilarang melakukan perjalanan keluar negeri.
Perjalanan hidup
Febri Diansyah menyelesaikan gelas sarjana hukum di UGM tahun 2007. Ia menghabiskan masa remaja di Padang, Sumatera Barat, bersekolah di SMA Negeri 4 Padang, di tahun 2000. Setelah itu ia sempat melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Andalas Jurusan Manajemen, Fakultas Ekonomi.
Namun, ia merasa tidak cocok dengan jurusan tersebut sehingga berpindah jurusan di tahun 2002. Ia memutuskan mendaftar kuliah lagi di Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta.
Baca Juga: KPK Cegah Kuasa Hukum SYL Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang ke Luar Negeri
Setelah lulus dari UGM, Febri memilih merantau ke Jakarta dan bergabung dengan Indonesian Corruption Watch (ICW). Dari sinilah namanya mulai dikenal publik dan menjadi sorotan. Kasus terbaru yang menyeret namanya adalah kasus dugaan korupsi eks Mantan Pertahian Syahrul Yasin Limpo (SYL). Febri sudah menjadi pengacara SYL sejak kasus masuk ke tingkat penyidikan.
Demikian itu yang bisa diungkap dari perjalanan karir Febri Diansyah.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
Lawan Balik Syahrul Yasin Limpo, KPK Beberkan 164 Barang Bukti Dugaan Korupsi di Kementan
-
Irit Bicara Ditanya Perkembangan Kasus Pemerasan Pimpinan KPK ke SYL, Polda Metro Jaya: Tunggu Saja!
-
Dicegah ke Luar Negeri Gegara Kasus Korupsi SYL, Febri Diansyah: Saya Belum Dapat Pemberitahuannya
-
Sakit di Rutan, KPK Bantarkan Syahrul Yasin Limpo ke RSPAD
-
KPK Cegah Kuasa Hukum SYL Febri Diansyah dan Rasamala Aritonang ke Luar Negeri
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek