Suara.com - Presiden FIFA Gianni Infantino mendapat anugerah kehormatan Bintang Jasa Pratama oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, (10/11/2023).
Anugerah kehormatan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 70/TK/Tahun 2023 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Jasa Pratama.
Adapun alasan diberikannya anugerah tersebut karena Gianni Infantino telah berjasa dan memberi kontribusi besar bagi dunia olahraga, khususnya sepak bola Indonesia.
Penghargaan tersebut diberi secara langsung oleh Presiden Joko Widodo bertepatan dengan perayaan Hari Pahlawan Nasional.
Sejak menjadi Presiden FIFA pada tahun 2016, Gianni Infantino dianggap mampu mengembangkan sepak bola Indonesia menjadi lebih maju.
Kendati namanya sudah cukup terkenal di dunia internasional, tetapi tak sedikit yang belum tahu siapa sosok Gianni Infantino sebenarnya sehingga berbagai pertanyaan pun muncul tentang profil dan rekam jejaknya.
Profil Gianni Infantino
Gianni Infantino adalah Presiden Federation Internationale de Football Association (FIFA) yang menjabat untuk periode 2016-2019.
Kendati masa jabatannya sudah berakhir, dia kembali menang dalam persidangan sehingga harus mengemban amanat hingga sekarang.
Baca Juga: Jokowi Berikan Anugerah ke Presiden FIFA Gianni Infantino dan 6 Gelar Pahlawan Nasional
Pria kelahiran Swiss, 23 Maret 1970 ini adalah seorang mahasiswa hukum yang menempuh pendidikan tinggi jurusan Hukum dari Universitas Fribourg tahun 1970.
Setelah merampungkan pendidikannya, ia kemudian bekerja sebagai Sekretaris Jenderal International Centre for Sport Studies (CIES) di Universitas Neuchatel.
Kiprahnya di dunia sepak bola yang lebih mentereng ketika ia bekerja UEFA pada bulan Agustus 2000. Berselang empat tahun, ia kemudian diangkat menjadi Direktur Divisi Urusan Hukum dan Lisensi Klub UEFA.
Dari situ, kinerjanya mulai diperhitungkan. Hingga akhirnya ia diangkat menjadi Wakil Sekretaris Jenderal UEFA pada tahun 2007.
Tak berhenti sampai di situ, pada Oktober 2009, ia langsung diangkat menjadi Sekretaris Jenderal UEFA.
Selama menjabat, Gianni Infantino dan UEFA memperkenalkan Financial Fair Play untuk memberi dukungan komersial kepada asosiasi nasional yang lebih kecil.
Berita Terkait
-
Momen Keseruan Jokowi, Presiden FIFA hingga Para Menteri Nonton Piala Dunia U-17
-
Semarak Pembukaan Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo
-
Jokowi Berikan Anugerah ke Presiden FIFA Gianni Infantino dan 6 Gelar Pahlawan Nasional
-
Presiden Jokowi Resmikan Kantor FIFA di Jakarta, Bakal Jadi Penghubung di Asia Tenggara
-
Dapat Bintang Jasa, Presiden FIFA Bicara Tragedi Kanjuruhan di Istana Kepresidenan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana