Suara.com - Meski penanganan kasus Covid-19 sudah usai, ternyata rekam jejak kasus korupsi APD Covid-19 di lingkungan kemenkes masih terus bergulir.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bahkan menyebut bahwa kerugian negara akibat korupsi ini mencapai ratusan miliar rupiah dan masih mungkin terus bertambah.
Rekam jejak kasus korupsi APD Covid-19 di Kemenkes
Kala itu, pemerintah telah menganggarkan Rp3,03 triliun untuk pembelian lima juta set APD. Sejauh ini, KPK menyebut bahwa dari situlah kasus korupsi bermula.
Meski sudah mengantongi beberapa nama, KPK masih belum menyampaikannya ke publik.
“Saya kira lebih dari satu orang yang ditetapkan sebagai tersangka, tapi nanti ada berapa orang dan identitas lengkapnya akan disampaikan saat penyidikan cukup, termasuk konstruksi perkaranya,” ungkap Ali selaku Kepala Bagian Pemberitaan KPK ke publik.
Hal ini sebagaimana kebijakan di era Firli Bahuri yang akan mengumumkan identitas tersangka hanya saat berkas konstruksi perkara lengkap.
Ali mengaku sangat menyayangkan tentang bagaimana dana yang seharusnya dipakai untuk keselamatan warga di tengah waktu genting justru disalahgunakan oleh beberapa pihak demi keuntungan pribadi.
Dalam kasus ini, KPK akan menerapkan Pasal 2 dan 3 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi untuk menjerat para tersangka.Pasal ini menyangkut dugaan perbuatan melawan hukum, memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi yang menyebabkan kerugian negara.
Baca Juga: Kenalin Syed Saddiq, Menteri Muda yang Dihukum Cambuk Karena Korupsi
Sejauh ini, KPK sudah mengajukan pencekalan terhadap lima orang yang diduga sebagai tersangka supaya tidak bisa pergi ke luar negeri terkait kasus dugaan korupsi tersebut. Ali berharap supaya kelimanya kooperatif dengan upaya pemeriksaan.
“Kami mengajak masyarakat untuk terus mengikuti perkembangan penanganan perkara kasus ini sebagai bentuk transparansi tugas KPK dan pelibatan publik dalam memberantas korupsi” ujar Ali.
Sementara itu, Siti Nadia Tarmizi selaku Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes menyatakan bahwa dugaan kasus rasuah ini terjadi sebelum Kemenkes dipimpin oleh Menteri Budi Gunadin Sadikin (BGS).
Budi Gunadi Sadikin sendiri telah ditetapkan menjabat sebagai menteri Kesehatan pada bulan Desember 2020 oleh Presiden Joko Widodo untuk menggantikan Terawan Agus Putranto.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Tambah Eddy Hiariej, Sudah 7 Orang Kabinet Jokowi Terlibat Korupsi
-
Detik-detik KPK Geledah Rumah Anggota DPR Sudin di Raffles Hills Cibubur, Terkait Kasus Korupsi SYL?
-
Dulu Bikin Emosi Suporter Indonesia, Eks Menpora Malaysia Syed Saddiq Kini Dihukum Bui dan Cambuk karena Korupsi
-
Kenalin Syed Saddiq, Menteri Muda yang Dihukum Cambuk Karena Korupsi
-
8 Potret Putri Wamenkumham Eddy Hiariej, Hayfa Lavelle yang Curi Perhatian
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Acer Aspire 7 Pro Terbaru Dibanderol Rp13,49 Juta, Bawa RTX 3050 dan 2 Slot RAM Siap Upgrade
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi