Suara.com - Heboh Nafa Urbach diciduk polisi karena pakai obat keras dan terbukti positif amfetamin di salah satu kafe Senopati, Jakarta Selatan. Pertanyaanya, obat apa itu?
Nafa Urbach ditangkap polisi kesatuan Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, lalu kembali dibebaskan karena bisa membuktikan obat keras itu dikonsumsi sesuai resep dokter yang diberikan kepadanya.
Polisi menyebutkan, obat keras golongan G yang dikonsumsi Nafa Urbach masuk kategori berbahaya jika dikonsumsi sembarangan. Namun polisi menemukan hasil tes urin Nafa Urbach negatif narkoba, meski positif menggunakan obat keras.
Apa Itu Obat Keras Golongan G?
Melansir situs resmi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Kapuas, Jumat (24/11/2023) obat keras termasuk dalam golongan G yang berarti Gevaarlijk yang artinya berbahaya atau ethical.
Golongan obat ini ditandai dengan lingkaran merah dengan garis tepi berwarna hitam. Semua jenis psikotropika dan antibiotik (anti bakteri) termasuk dalam golongan ini, dan hanya bisa dibeli maupun dikonsumsi dengan resep dokter.
Sedangkan mengutip Hello Sehat, obat psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah atau sintetis, yang dapat mempengaruhi susunan saraf pusat dan menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.
Zat ini bisa mempengaruhi kondisi kejiwaan seseorang. Ini karena obat tersebut bekerja pada sistem saraf pusat yang terletak pada otak. Tapi perlu diingat, psikotropika bukanlah narkoba tapi karena berisiko tinggi kecanduan maka obat ini harus digunakan sesuai resep dokter.
Amfetamin Termasuk Dalam Psikotropika
Baca Juga: Ditanya Kemungkinan Menikah Lagi dengan Nafa Urbach, Zack Lee Beri Jawaban Bijak
Disebutkan juga jenis psikotropika ada berbagai macam golongan, dari golongan 1 hingga 4. Sedangkan obat amfetamin termasuk dalam psikotropika golongan 2, yang berkhasiat dalam pengobatan serta banyak digunakan untuk tujuan terapi dan ilmu pengetahuan.
Zat ini juga bisa memicu ketergantungan yang kuat, selain amfetamin, ada juga metilfenidat termasuk dalam golongan ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara