Suara.com - Sosok Sultan Sapta Bandaro semakin sering dibicarakan setelah mantan pacarnya, Aaliyah Massaid, disebut-sebut akan segera bertunangan dengan Thariq Halilintar.
Banyak hal dibandingkan antara Sultan dan Thariq, mulai dari riwayat pendidikan sampai kekayaannya. Apalagi karena Sultan diketahui datang dari keluarga konglomerat Indonesia, Oesman Sapta Odang (OSO), yang beberapa tahun lalu melaporkan kekayaan sampai Rp472 miliar.
Sebagai informasi, OSO adalah kakek dari Sultan yang sekarang kerap dibandingkan dengan Thariq. Sosoknya tak lagi asing di Indonesia, yakni sebagai pengusaha besar, serta politisi yang sudah mempunyai banyak pengalaman.
Jabatan terakhirnya adalah Ketua DPD RI periode 2014-2019. Lalu di akhir masa jabatannya, ayah Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari ini melaporkan jumlah kekayaannya yang mencapai Rp472.680.245.851.
Sebagian besar dari harta kekayaannya adalah berupa tanah dan bangunan dengan nilai total mencapai Rp329,7 miliar. Semua tampak dilaporkan sebagai hasil sendiri, di mana tanah dan bangunannya ini tersebar di Jakarta, Pontianak, sampai Semarang.
Lalu kakek Sultan Sapta ini mengaku mempunyai transportasi dengan total Rp3,4 miliar. OSO juga mencatatkan sejumlah harta kekayaan lain seperti harta bergerak lainnya sebesar Rp8,3 miliar, surat berharga senilai Rp61,5 miliar, kas dan setara kas senilai Rp43,2 miliar, serta harta lainnya sebesar Rp27,4 miliar.
Namun dirinya juga melaporkan keberadaan utang sebesar Rp574.589.786 sehingga total akhir harta kekayaannya adalah Rp472,7 miliar.
Meski tentu saja ini adalah harta yang dilaporkan atas nama OSO, sementara anak dan cucunya yakni Raja Sapta Oktohari dan Sultan Sapta Bandaro juga dikenal mempunyai bisnis masing-masing.
Misalnya Sultan, yang meskipun masih berusia 24 tahun tetapi telah menjabat sebagai CEO Klinik Ibuku serta CMO Clique.id. Selain itu, Sultan juga mengikuti jejak ayahnya yang aktif menjadi promotor event olahraga, salah satunya promotor turnamen tinju Jefri Nichol vs El Rumi beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Thariq Halilintar Caleg Dapil Berapa? Warganet Meragukan Riwayat Pendidikannya
Keluarga konglomerat yang kerap dicap old money ini nyatanya hampir menjadi bagian dari kehidupan Aaliyah Massaid. Namun hubungan Aaliyah dan Sultan Sapta sudah kandas. Kini putri bungsu almarhum Adjie Massaid dan Reza Artamevia itu diyakini telah berpacaran dengan Thariq Halilintar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Cantik: Mengapa Privasi Menjadi 'Kemewahan' Baru dalam Perawatan Estetika
-
Merayakan Hari Kartini, Perusahaan Wajib Bangun Ekosistem Kerja yang 'Family-Friendly' bagi Wanita
-
7 Pilihan Sepeda Gunung 26 Inch yang Paling Worth It Mulai Rp1 Jutaan, Gowes Enteng Banget
-
Silent Book Club: Ditemani Tanpa Kehilangan Ruang untuk Diri Sendiri
-
65 Persen Lembaga Keuangan Sudah Pakai AI, Apa Keuntungannya Buat Kita?
-
Jadi Tulang Punggung Ekonomi, UMKM Juga Penggerak Akses Keuangan di Masyarakat
-
Tren Bold Flavor, Toast Hitam dengan Sentuhan Gochujang hingga Buldak Ikut Meramaikan
-
5 Bedak Viva Cosmetics untuk Usia 45 Tahun ke Atas: Formula Ringan, Hasil Natural
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan